SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Sempena Acara Kenduri 13 Tahun Badan Operasional Bersama (BOB) Bumi Siak Pusako (BSP)-Pertamina Hulu Energi, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyampaikan dukungan terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan kepada masyarakat Kabupaten Siak.

Sejumlah harapan yang disampaikan Wabup kepada perusahaan yang berhasil meraih prestasi sebagai 5 besar perusahaan eksplorasi minyak di Indonesia tersebut diantaranya, kebijakan pengalihan lifting, dukungan elektrifikasi daerah, hingga CSR dan dukungan pembangunan refinery.  

"Proses lifting atau pengapalan minyak yang selama ini dilakukan BOB BSP-Pertamina Hulu Energi melalui pelabuhan Dumai, kedepan diharapkan dapat dialihkan melalui pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB)  yang digadang-gadangkan menjadi lokomotif penggerak perekonomian di wilayah Kabupaten Siak dimasa depan," kata Wabup saat menghadiri Kenduri 13 tahun dan Halal Bihalal BOB serta CIP Celebration Award, Selasa (11/8/2015).

Dalam kegiatan bertema "Nilai-nilai Siak Melayu, Ciptakan Budaya Baik dan Bersih" bertempat di Mess Hall Zamrud Camp BOB BSP Pertamina Hulu Kecamatan Dayun itu, Wabup berharap melalui pengalihan lokasi lifting dari Dumai ke KITB, BOB BSP-Pertamina Hulu dapat meningkatkan sinergi dengan program pembangunan yang diusung Pemkab Siak khususnya dalam hal pengembangan lanjutan KITB yang sudah mulai beroperasi dan mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Perhubungan.

"Mengingat resiko yang mungkin ditimbulkan pemipaan yang sudah tua terhadap masyarakat dan lingkungan karena melalui pemukiman padat seperti di Kecamatan Tualang, serta tinjauan teknis karena banyaknya minyak yang tertinggal di pipa-pipa yang tua ini, kami sangat mengharapkan pengalihan lokasi lifting ini bisa segera dilakukan," katanya dihadapan Plt Gubernur, Korem 031 Wirbima, pj Bupati Bengkalis, GM dan Direktur PHI BOB, serta Dirut BSP-Pertamina Hulu dan hadirin undangan yang hadir.

Tidak hanya soal lifting, lebih lanjut Alfedri juga berharap adanya upaya refinery atau pembangunan kilang minyak dikawasan industri untuk meningkatkan serapan tenaga kerja lokal masyarakat Kabupaten Siak dan meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri khususnya di Kabupaten Siak. Selain itu Wabup juga berharap pengelolaan powerplant bersumber energi gas yang dilakukan BOB dapat dilakukan optimalisasi dan efisiensi, sehingga bisa membantu masyarakat sekitar wilayah operasi BOB.

"Kelebihan energi yang dipakai untuk operasional BOB bisa membantu masyarakat, karena hingga hari ini elekterifikasi PLN di Kabupaten Siak baru mencapai 57 persen," ujarnya.

Terkait program CSR, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak ini mengakui peran BSP selaku BUMD sudah membantu masyarakat melalui program CSR. Untuk itu diharapkan Pertamina Hulu Energi rekanan konsorsium PT BSP juga dapat meningkatkan porsi program CSR bagi masyarakat lokal. "Kami juga berharap kedepan Program CSR Pertamina Hulu Energi juga dapat ditingkatkan agar bisa dinikmati masyarakat sekitarnya," pungkasnya.(nal/rls)