
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Meski sempat vakum sejak tahun 2004, Sanggar Zapin Gemala Sari Selatpanjang kembali akan menggelar iven se Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (25/2/2014) sampai Kamis (27/2/2014). Even ini diharapkan bisa membangkitkan khazanah budaya melayu di Kota Sagu Selatpanjang.
Demikian disampaikan Drs Idham Syuib selaku Wakil Ketua Sanggar Gemalasari, yang juga sebagai Ketua Pelaksana pada iven yang akan digelar di Taman Cik Puan Selatpanjang itu.
Kata Idham, iven ini digelar untuk mengangkat khazanah budaya melayu yang sejak lama tidak tersentuh di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Kami akan menyentuh kembali yang selama ini mulai hilang, sehingga dengan melestarikan zapin ini khazanah itu tidak akan musnah," kata Idham menjawab GoRiau.com
Kata Idham lagi, sampai saat ini sudah ada sekitar 28 peserta dari 28 sanggar se Kepulauan Meranti yang siap untuk meramaikan even itu. 6 sanggar dari SD yang akan menampilkan zapin kreasi, 14 sanggar tingkat SLTP dan 8 zapin klasik dan tradisional.
Diungkapkannya pula, sampai saat ini panitia masih membuka pendaftaran kepada sanggar-sanggar zapin se Kepulauan Meranti yang hendak berpartisipasi.
"Kita masih membuka pendaftaran, bagi yang berminat silakan langsung ke sekretariat di Jalan Manggis Gelora, atau menghubungi di nomor 08127600338. Uang pendaftaran Rp100 untuk satu sanggar," ungkap Idham pula.
Sementara itu, Ketua Umum Sanggar Gemala Sari, Asnan Mahdar yang juga akrab dipanggil ayah Nan, mengatakan sanggar zapin ini berdiri sejak tahun 2002 yang lalu. Dulu sewaktu di bawah naungan Kabupaten Bengkalis, mereka sering menggelar kegiatan serupa di lapangan Gelora. Pelatih sanggar ini kata Ayah Nan bernama Kamsul dan Nur.
"Hasil kekompakan itu dapatlah kami menggelar pertunjukan-pertunjukan zapin," kata Ayah Nan.
Ayah Nan juga berharap, kedepannya kalau bisa Pemkab Meranti harus bekerjasama agar ini menjadi iven tahunan. Mereka mengaku tidak mau ketinggalan terus dalam seni budaya zapin ini, makanya mereka berinisiatif untuk membangkitkan kembali dengan menggelar iven yang bisa memunculkan bakat-bakat baru nantinya.
"Kita harapkan kerjasama Pemda. Kalaupun tidak, kami tetap akan berbuat," tambahnya Ayah Nan lagi.
Acara ini, selain menampilkan pertandingan zapin, juga akan dihibur dengan penampilan penyanyi lokal yang berkarya di Ibukota yaitu Iyet Bustami, selain itu juga akan dihadiri Taufik Ikram Jamil dan beberapa penyanyi lokal lainnya.
Untuk Juri sendiri, akan didatangkan dari Kabupaten Bengkalis. "Juri kita ambil yang professional dari Bengkalis," kata Ayah Nan.(zal)