
DURI - Depot air isi ulang masyarakat Kelurahan Balik Alam, yang selama 9 tahun sudah dikelola oleh Karang Taruna Balik Alam masa kepemimpinan Irwan, kini sudah ditutup sementara oleh pihak Kelurahan.
Hal itu dibenarkan oleh Lurah saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup), Kamis (29/12/2016) siang melalui sambungan selulernya.
Baca Juga: Depot Air Isi Ulang Karang Taruna Balik Alam Dibuat dari Dana Masyarakat Miskin
"Tuntutan pemuda setempat beberapa waktu lalu sudah terpenuhi yakni, Irwan mengembalikan aset depot air isi ulang yang merupakan milik masyarakat Balik Alam. Kita memang menutup depot itu sementara karena sebagian besar alat atau mesin depot diambil oleh Irwan, karena mesin tersebut merupakan miliknya yang dibeli dengan dana pribadi," ujar Lurah Balik Alam, Zainab.
Sementara barang-barang atau aset warga Balik Alam pada depot air isi ulang ini, tetap ada di depot dengan kondisi rusak alias tidak bisa difungsikan lagi.
"Makanya kita akan ajak masyarakat, tokoh masyarakat, LKMK serta perangkat Kelurahan lainnya untuk musyawarah bersama membahas soal depot. Apakah nantinya pihak Kelurahan perlu membeli mesin atau alat baru dan di kelola pemuda setempat, atau ditenderkan agar dikelola pihak luar dengan bagi hasil yang jelas. Itu akan kita rundingkan dahulu," kata Zainab lagi.
Selanjutnya, mengenai kisruh soal pengurusan Karang Taruna yang baru yang diketuai oleh Handana, kata Zainab, sudah diluruskan dengan semua pihak. Handana masih diberikan kesempatan melanjutkan organisasi pemuda ini dengan beberapa ketentuan sesuai hasil kesepakatan bersama.
"Contohnya, saat pemilihan pengurus itu, diharapkan melibatkan masing-masing pemuda dari 10 RW yang ada di Balik Alam. Perlu merangkul semua pemuda yang ada di Balik Alam melalui perwakilan masing-masing RW. Tidak menununjuk saudara atau adik bahkan istri mengisi kursi kepengurusan Karang Taruna Balik Alam ini," kata Zainab.*** #BENGKALIS