
BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Menanggapi ketidakikutsertaan para peserta yang berasal dari pondok pesantren se kabupaten Rokan Hilir untuk mengikuti pertandingan Musabaqoh Tilawatil Al Quran sempena memeriahkan peringatan milad pondok pesantren Al Majidiyah Bagan Batu yang ke 23, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Agustiar, S.Ag mengaku bahwa dirinya sudah menyurati seluruh pondok pesantren untuk ikut serta dalam MTQ yang diselenggarakan oleh Yayasan yang dipimpin oleh H. Bachid Madjid itu. Namun untuk memaksa mereka, tentulah dirasakan tidak mungkin.
''Saya tidak bisa memaksa para santri untuk ikut. Apalagi pimpinan ponpes tentulah memikirkan uang saku, transportasi dan tempat pemondokan. Tambahan lagi saat ini belum ada kucuran dana bos,'' kata Agustiar, S.Ag kepada GoRiau.com, Kamis (29/1/2014).
Biarpun demikian, kata Agustiar, proposal yang diajukan oleh pimpinan ponpes Al Madjidiyah tentang permintaan mereka agar santri yang ada di Ponpes se-Kabupaten Rokan Hilir untuk ikut pertandingan MTQ, sudah pun mereka tindak lanjuti dengan menyurati seluruh ponpes yang ada di Kabupaten Rokan Hilir. Namun hal itu terpulang lagi kepada mereka untuk menindaklanjuti dengan mengirim pesertanya.
Meskipun demikian, dia menyarankan agar persoalan itu lebih baik dikonsultasikan dengan Lembaga Pengembang Tilawatil Al Quran ) guna mencari solusi agar peserta dari Ponpes bisa ikut dalam pertandingan MTQ ke 3 pada Februari mendatang.
''Saya hanya bisa menghimbau agar seluruh madrasah dapat mengutuskan pesertanya dalam ajang pertandingan MTQ nanti,'' ujar Agustiar.
Sebelumnya, peringatan Milad pondok pesantren Al Majidiyah Bagan Batu yang dipimpin oleh anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan, H.Bachid Madjid, akan mengadakan pertandingan Musabaqoh Tilawatil Al Quran antar Ponpes se Sumatera yang rencana akan dilaksanakan pada tanggal 15 sampai 18 Februari.
''Semuanya sudah saya persiapkan. Akomodasi Penginapan, uang pembinaan, uang saku, transportasi, dan sebagainya. Namun sangat saya sayangkan hanya Rohil yang belum mendaftarkan pesertanya mengikuti pertandingan MTQ ini,'' kata H. Akib. (amr)