
PEKANBARU, GORIAU.COM - Batik songket khas Riau yang dipajang di arena senam dan sejumlah arena pertandingan cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional XVIII/2012 laris manis terjual.
''Saya tadinya bawa 200 potong dan telah habis sejak kemarin. Sekarang saya bawa lagi sekitar 200 kain dan sudah banyak yang laku,'' kata Syahrul selaku pedagang kain batik khas Riau, Sabtu (15/9/2012).
Syahrul yang ditemui di lokasi teras arena senam itu mengatakan selama satu pekan dirinya selalu berpindah-pindah dalam memajangkan barang dagangannya. Harga yang ditawarkan bervariasi meski barang dan bahan yang sama. ''Kalau ada yang nawar Rp75 ribu ya, saya jual juga. Tapi penawaran pertama adalah Rp100 ribu per potong songket,'' katanya.
Syahrul menjelaskan kain batik songket khas Riau itu dibelinya dari perajin tradisional yang berada di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. ''Tidak cuma saya, juga banyak pedagang batik khas Riau lainnya di tiap-tiap arena pertandingan,'' katanya.
Batik songket khas Riau merupakan batik yang memiliki ciri khas tersendiri. Baik dari bahan baku dasar serta bentuk motif yang dijalin juga cenderung sederhana, yakni garis lurus dan melintang serta petak-petak.
Selain Syahrul, sejumlah pedagang batik songket khas Riau lainnya juga tampak di beberapa lokasi arena pertandingan PON XVVIII di Pekanbaru. Kebanyakan mengaku untung besar dengan memanfaatkan momen multi event olahraga nasional di Riau untuk berjualan batik khas Riau.(*/rls)