SIAK SRI INDRAPURA - Selama bulan kedua tahun 2016, Manggala Agni Daops Siak telah melakukan pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) pada dua titik api di Kabupaten Siak dan tiga titik api di Kabupaten Bengkalis.

"Hasil dari patroli dan groundchek selama bulan Februari, kami menemukan dan telah memadamkan dua titik api di Desa Bunsur dan Desa Mengkalan Kecamatan Sei Apit, Siak,"ungkap Kepala Manggala Agni Daops Siak, Edwin Putra, Minggu (28/2/2016) kepada GoRiau.com melalui sambungan telepon selulernya.

Selain itu, MA Daops Siak juga memadamkan tiga tiitik api di Desa Tenggayun, Desa Dompas Kecamatan Bukit Batu dan Desa Sungai Linau Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

"Saat ini kami tengah memadamkan titik api di Desa Sei Linau. Sebenarnya sudah dilakukan sejak 26 Februari 2016 lalu. Ada 30 orang personil dan 4 mesin pompa portable dikerahkan," imbuhnya.

Lanjut Edwin, saat ini, ada 3 titik api yg cukup besar di wilayah Sei Linau. Lokasi terluasnya berada di Dusun Mawar Sari dengan luas areal terbakar mencapai 20 hektare yang berupa lahan milik masyarakat.

"Lokasinya di kebun kelapa sawit umur 3 tahun dengan kondisi tanah gambut kedalaman 3-4 meter. Pemadaman terkendala karena sumber air terbatas. Jarak TKP karlahut ke sumber air mencapai 500 meter," urainya.

Untuk saling bekerjasama, Manggala Agni telah berkoordinasi dengan Camat Siak Kecil, Kapolsek Siak Kecil, Danramil Bukit Batu, BPBD Damkar dalam upaya penanganan karhutla di Sei Linau. Dimana, tipe kebakaran bawah (groundfire) bisa luput dari pantauan hotspot dari satelit.

"Melihat kondisi cuaca beberapa hari ini diperkirakan kemarau panjang sudah diambang pintu. Keterlibatan dan kolaborasi semua pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat mutlak diperlukan. Kita cegah dan deteksi dini adanya karlahut," tutupnya. ***