PEKANBARU- Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Siak Drs H Tengku Said Hamzah mengatakan, untuk tahun 2016 ini terdapat 2.500 program nasional (prona) pembagian sertifikat lahan kepada masyarakat di Kabupaten Siak. Penyerahan prona yang bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak itu, kata Hamzah, diperuntukan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang tersebar di 14 kecamatan, sesuai program pemerintah pusat.

"Selain 2.500 prona, juga ada 100 persil (bidang) tanah bagi nelayan dan 250 persil untuk usaha kecil menegah (UKM). Untuk prona, sudah terealisasi sekitar 800, sedangkan nelayan dan UKM sudah tuntas. Kita targetkan bulan Mai ini, 2.500 prona itu bisa selesai," kata Hamzah kepada GoRiau.com, usai menghadiri kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan di Kantor Wilayah BPN Riau, Kamis (24/3/2016).

Sekdakab mengakui, kerjasama dengan BPN Siak dalam upaya merealisasikan prona ini cukup bagus, sehingga program tersebut dapat dirasakan manfaatkan oleh masyarkat.

"Alhamdullilah, sesuai motto Kanwil BPN, kerja bersama-sama memang sudah kita laksanakan di Siak. Dalam waktu dekat ini juga dilaksanakn MoU sertifikat tanah desa dengan jumlah 643 persil," jelas Hamzah.

Kepala BPN Siak Martony menambahkan, untuk 2.500 prona yang akan direalisasikan tahun ini, secara teknis datanya ditentukan masing-masing kepala desa di Kabupaten Siak.

"Kita hanya menerima usulan kepala desa saja, kemudian BPN menerbitkan sertifikat tanah itu. Kecuali kalau program nelayan dan UKM, teknisnya diserahkan kepada dinas terkait. Mudah-mudahan, bulan Mai atau paling lambat Juni, semuanya sudah selesai," tutup Martony.(***)