
PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah sempat berkurang dalam dua hari belakangan, asap pekat kembali menganggu jarak pandang sejumlah kawasan di Provinsi Riau, Jumat (16/10/2015) pagi. Bukan itu saja, titik panas atau hotspot di negeri lancang kuning juga meningkat tajam.
Sejumlah kota di Riau kembali diselimuti asap pekat hari ini. Bahkan pagi tadi di Rengat, kabut bercampur asap membuat jarak pandang hanya 10 meter, di Pekanbaru asap membuat jarak pandang berkisar 500 meter, Pelalawan 600 meter dan Dumai 2.000 meter.
Bertambahnya volume kepekatan asap, ditenggarai lantaran titik panas belum jufa menunjukkan penurunan yang signifikan. Satelit Terra dan Aqua dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru mencatat ada 769 titik panas di Sumatera.
"Didominasi Sumatera Selatan sebanyak 537 titik panas, Jambi 97 titik panas, Bangka Belitung 64 titik panas, Lampung 38 titik panas, Riau 22 titik panas, Bengkulu tujuh titik panas, Sumatera Utara tiga titik panas dan Kepri satu titik panas," kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin.
Untuk Riau, sambungnya, 22 titik panas ini didominasi Kabupaten Inhil sebanyak 12 titik panas, Kabupaten Kepulauan Meranti enam titik panas, Siak dan Pelalawan dengan masing-masing dua titik panas. "Untuk titik api ada 14, tujuh diantaranya berada di Inhil, lima di Meranti dan dua di Siak," tukasnya.
Sementara, akibat asap tersebut, kualitas udara dilaporkan kembali menurun mulai level sedang hingga level tidak sehat, seperti Panam, Sukajadi, Kulim dan Rumbai, Petapahan, Minas, Bangko, Libo, Dumai dan Duri. (had)