
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD-IT) At-Taqwa yang berada di bawah naungan Badan Waqaf Pendidikan Islam At-Taqwa (BWPIA) diharapkan bisa menjadi ikon pendidikan Islam terpadu di Pelalawan. Sistem pendidikan dasar yang terpadu dengan ajaran Islam ini diharapkan akan melahirkan generasi Islam depan baik.
Kepala Kementerian Agama Pelalawan, H Zulkifli pada Pekan Maulud Nabi Muhammad SAW 1434 H di halaman sekolah SD IT AT-Taqwa, Kamis (31/1/2013) mengatakan, sekolah dasar dengan dipadukan pembelajaran Islam ini sangat penting untuk generasi Islam di daerah ini.
''Sekolah Dasar merupakan tempat yang paling strategis untuk menanamkan nilai-nilai yang baik pada anak, karena pada usia inilah anak mulai bisa berkomunikasi dengan baik dan memahami pembicaraan orang dengan baik. Oleh karena itu, perdengarkan kepada mereka pembicaraan yang baik, perlihatkan kepada mereka contoh yang baik, dan biasakan kepada mereka perilaku yang baik sehingga dengan begitu, Insya Allahh anak kita akan menjadi baik," ungkapnya.
Zulkifli juga mengharapkan ke depannya, BWPIA dapat bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Pelalawan sehingga dengan adanya kerjasama ini, maka semangat belajar Al-Qur'an akan semakin membumi di kalangan anak dan usia remaja.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Islam At-Taqwa, H Syafrizal Sf mengatakan, kegiatan yang digelar di SD IT AT-Taqwa diberi nama Pekan Maulud Nabi Muhammad SAW 1434 H dengan tema ''Meneladani Akhlakul Karimah Rasulullah SAW Semenjak Dini''.
Diharapkan dengan mengajarkan teladan-teladan Nabi Muhammad SAW sejak dini maka kelak setelah dewasa sifat-sifat itu akan tertanam dengan baik. "Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini seakan menghadirkan kembali perikehidupan Rasulullah dalam kehidupan kita saat ini. Maulid adalah momentum penting dan berarti bagi kita, untuk mengaktualkan dan mengimplementasikan nilai-nilai universal sebagai teladan yang baik bagi kita semua," ujar Syafrizal yang juga dosen di Universitas AbdurrabThabrani Riau ini.
Menurut Syafrizal, sejarah menunjukkan bahwa perjuangan Rasulullah tidak hanya perjuangan menyebarkan risalah tauhid semata, tetapi juga perjuangan menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang adil, aman, damai, dan sejahtera.
"Beliau mewariskan nilai-nilai keadilan, justice sebagai pilar penting dalam membangun masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa, paham, dan keyakinan," katanya seraya mengatakan bahwa dalam kegiatan Maulud Nabi ini dimeriahkan juga dengan pentas seni, Tilawah Qur'an, Tahfizul Qur'an dan Nasyid.
Disinggung soal program pendidikan Islam terpadu saat ini, Syafrizal menerangkan bahwa saat ini At-Taqwa memiliki program unggulan yakni Tahfizul Qur'an. Dalam program ini, para siswa baik SD maupun SMP yang menamatkan sekolahnya harus mampu menghapal 1 sampai 2,5 juz Al-Qur'an.
"Tak hanya para siswa, guru-gurunya pun yang berjumlah 100 orang di sekolah kita ini setiap harinya mereka harus 'menyetor' satu ayat pada saya langsung atau 'one day one ayat', dan dalam beberapa bulan sekali dievaluasi. Diharapkan dengan cara seperti ini, maka Al-Qur'an bukan hanya sekedar kata-kata saja namun mampu menjaga sikap dan perilaku kita sehari-hari," ungkapnya.
Ditambahkannya, dirinya mengharapkan bahwa At-Taqwa yang merupakan badan waqaf dan notabene milik umat Islam sedunia khususnya Kabupaten Pelalawan mendapatkan dukungan moral dan materiil dari para stakeholder yang ada di daerah ini. Dan selama ini, Yayasan At-Taqwa tak terlepas peranan dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
Dalam kesempatan tersebut, selain Direktur Pendidikan Islam terpadu H Syafrizal, tampak hadir Ketua Komite At-Taqwa Wahyudi, Amru Mahalli sebagai pembina, perwakilan dari Dinas Pendidikan Pelalawan, perwakilan dari BNI Syariah dan ratusan murid-murid At-Taqwa yang mengikuti kegiatan tersebut. (ilm)