
PEKANBARU, GORIAU.COM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 'turun gunung' menuju Pekanbaru, Riau, untuk memantau langsung kondisi kebakaran lahan dan kabut asap, dan itu memberikan dampak positif. Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II yang tadinya selalu 'sakit' karena kabut asap hanya menyisakan jarak pandang minim, pada Sabtu (15/3/2014) setelah kedatangan SBY justru kembali 'sehat', visibilitas berada di atas 1.500 meter.
"Walau demikian, seluruh maskapai masih belum membuka jalur penerbangan menuju Pekanbaru sampai besok. Hari ini hanya ada pesawat kepresidenan yang landas namun di Lanud Rosmin Nurjadin," kata Airport Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan kepada pers di Pekanbaru.Ia mengatakan, Bandara SSK II sampai saat ini tidak pernah tutup, hanya saja maskapai yang memutuskan untuk sementara waktu tidak landas mengingat jarak pandang berada di bawah seribu meter sejak satu pekan ini.Ibnu mengatakan, hanya ada satu maskapai yang masih menyisakan beberapa penerbangan tujuan Pekanbaru yakni Lion Air."Malam ini ada satu pesawat Milik Lion Air GT 392 terbang dari Jakarta menuju SSK II yang menurut jadwal akan tiba sekitar pukul 22.00 WIB," kata dia.Maskapai Lion Air sebelumnya kata dia memang menyatakan sementara waktu untuk tidak melandaskan pesawatnya di Bandara SSK II. "Namun tidak seluruhnya. Lion Air masih menyisakan beberapa pesawat untuk terbang kalam ketika kabut asap Pekanbaru menipis dan jarak pandang berada di atas 1.500 meter," katanya.Ibnu menjelaskan, jadi sebenarnya Bandara SSK II tidak pernah tutup meski kabut asap berdampak pada jarak pandang penerbangan. "Semuanya diserahkan ke pihak maskapai masing-masing. Jika siap untuk landas silahkan dan kami tidak memaksa atau justru menyarankan apapun. Kami hanya 'update' informasi saja mengenai kondisi di SSK II," kata dia. (fzr/ant)