
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendatangi Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Kedatangan tersebut bertujuan menemui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa guna membahas mekanisme pembayaran dana kompensasi energi untuk PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).
Fokus Pembahasan Kompensasi BUMN
Bahlil tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB didampingi jajaran pejabat kementerian terkait. Tanpa memberikan keterangan kepada media, rombongan langsung disambut oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Robert Leonard Marbun serta Kepala SKK Migas Djoko Siswanto.
Meski agenda formal belum dipublikasikan secara resmi, pertemuan kedua menteri ini berfokus pada evaluasi skema pencairan rutin bulanan sebesar 70 persen. Langkah ini diambil pemerintah guna menjaga likuiditas sekaligus stabilitas arus kas kedua BUMN energi tersebut dalam menanggung selisih harga keperluan energi masyarakat.
Sinergi Kebijakan Lanjutan
Agenda ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif antar-kementerian yang telah terjalin. Sebelumnya, Purbaya telah menyambangi kantor Kementerian ESDM untuk berdiskusi langsung dengan Bahlil, Rabu (13/5/2026).
Dalam lawatan pertengahan Mei lalu tersebut, kedua pihak menyepakati penguatan sinergi kebijakan strategis. Kesepakatan yang dibahas meliputi optimalisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor energi, percepatan agenda swasembada energi listrik, hingga perluasan jangkauan program listrik desa.
Purbaya turut menggarisbawahi komitmen penuh Kementerian Keuangan dalam menyokong berbagai terobosan Kementerian ESDM yang berorientasi pada penguatan struktur ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan publik.
"Pada dasarnya setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung," urainya.***