DURI, GORIAU.COM - Angin puting beliung disertai hujan deras dan petir yang terjadi di Kota Duri, Mandau, Bengkalis, Riau, sejak hari Rabu (29/4/2015) malam, telah merusak beberapa fasilitas milik negara dan juga warga. Seperti kabel listrik milik PLN dan juga atap seng rumah warga.

Atap seng rumah Masriani warga Gang Budi Ujung Jalan Gaya Baru RT.02 RW.06, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, diangkat angin puting beliung sekitar pukul 22.45 WIB.

"Saat itu kami se keluarga sedang tertidur pulas. Kami bangun saat air mulai menetes dari atas plafond kamar tidur. Setelah dilihat oleh suami saya ternyata atap seng sebanyak 6 lembar hilang entah terbang kemana," ungkap Masriani, Kamis (30/4/2015) usai menunjukkan atap seng rumahnya yang diangkat angin puting beliung.

Atap seng rumah Masriani yang terbang dibawa angin puting beliung tepatnya di dapur. Dapur miliknya digenangi air semata kaki orang dewasa, tidak hanya itu saja, tempat memasak nasi miliknya pun basah dan tidak bisa digunakan lagi.

"Saat itu kondisinya listrik mati total, sudah gelap gulita, atap seng kami lepas. Ya terpaksa kami selamatkan barang-barang elektronik yang ada di dapur agar tidak basah," ujarnya.

Sementara Lurah Duri Timur, Yudi Kurniawan langsung mengecek rumah warga yang terkena musibah angin puting beliung setelah mendapatkan laporan dari staf kantor lurah.

"Kita akan membuat surat ke Dinas Sosial terkait musibah ini. Ini merupakan bencana alam, bukan dibuat-buat. Kita juga mengharapkan pemerintah daerah bisa segera memberikan bantuan kepada warga kami ini," ulasnya lagi.(ric)