
TELUKKUANTAN - Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, H. Halim menerima ribuan guru yang berunjuk rasa di lapangan Pemkab Kuansing, Rabu (11/1/2017) siang.
"Saya bersama Pak Mursini baru enam bulan lebih memimpin Kuansing. Jadi, kami tak tahu masalahnya," ujar Halim di hadapan ribuan guru.Menjumpai demonstran, Halim didampingi Sekretaris Daerah, Drs. H. Muharman, MPd, Kepala Dinas Pendidikan Kuansing, Jupirman, SPd serta sejumlah kepala dinas lainnya.
Kepada para guru, Halim menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, MSi yang tak bisa menjumpai guru.
"Pak Mursini minta maaf, sebab saat ini beliau sedang dinas luar kota," ujar Halim.
Menurut Halim, yang lebih tahu pokok permasalahan dana sertifikasi adalah Sekda Kuansing. Untuk itu, ia meminta Muharman menjelaskan kepada para guru.
Dalam kesempatan itu, Muharman menyatakan Kuansing kelebihan dana transfer dari pusat. Sementara, sisa Tunjangan Profesi Guru (TPG) sejak tahun 2011 hingga 2015 menjadi silpa.
"Sejak Sri Mulyani menjadi Menkeu, dia mengaudit seluruh dana transfer ke daerah. Ternyata Kuansing kelebihan dana transfer. Sehingga, pemerintah pusat tak lagi mengirim ke daerah," papar Muharman.
Kendati demikian, lanjut Muharman, Pemkab Kuansing akan membayarkan kekurangan TPG tersebut. Pembayaran itu dilakukan setelah adanya anggaran. *** #KUANSING