PEKANBARU - Wajah baru fasilitas pelayanan medis kini hadir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Provinsi Riau. Setelah melalui proses pembenahan dan renovasi, ruang-ruang perawatan di rumah sakit pelat merah tersebut kini tampil lebih representatif guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pasien yang menginap.

Peningkatan infrastruktur fisik ini menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menjamin mutu layanan kesehatan publik. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto memastikan, pembaruan fasilitas tersebut dirancang agar masyarakat mendapatkan penanganan medis di lingkungan yang lebih layak dan memadai.

"Alhamdulillah, kamar-kamar perawatan sekarang sudah jauh lebih baik. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, kita ingin masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang nyaman dan berkualitas ketika menjalani perawatan di rumah sakit," ungkapnya usai menghadiri Sosialisasi Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, Kamis (23/7/2026).

Selesainya tahap renovasi ruang perawatan tersebut kini memunculkan tantangan baru di lapangan. Ekspansi daya tampung serta ketersediaan sarana prasarana medis yang semakin lengkap membuat RSUD membutuhkan tambahan sumber daya manusia agar seluruh fasilitas baru dapat beroperasi secara optimal.

"Kendala yang kita hadapi saat ini adalah kebutuhan tenaga perawat. Karena itu, dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi Riau akan membuka penerimaan tenaga kesehatan, termasuk perawat dan apoteker, agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal," paparnya.

Sebagai langkah taktis untuk mengimbangi kemegahan fasilitas fisik yang baru dibenahi, pemerintah akan merekrut sekitar 90 tenaga perawat melalui jalur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Proses pendaftaran rencananya akan dibuka secara resmi pada pekan depan, yang sekaligus menjadi peluang bagi tenaga medis lokal untuk berkontribusi secara langsung di faskes milik daerah.

"Insyaallah minggu depan kami mulai membuka pendaftaran penerimaan tenaga kesehatan, khususnya sekitar 90 tenaga Perawat BLUD untuk ditempatkan di RSUD. Kami berharap penambahan personel ini semakin memperkuat kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan peluang kepada putra-putri daerah untuk ikut mengabdi melayani masyarakat," pungkasnya. ***