JAKARTA - Direktur Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, mengungkapkan, ruang isolasi di RS yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara itu, hampir penuh.

Dikutip dari Republika.co.id, Mohammad Syahril mengatakan, RSPI Sulianti Saroso telah menyediakan 11 ruang isolasi bagi pasien yang positif, closed contact, maupun suspect corona.

''Yang sudah terisi 10, bahkan 11 kemarin. Nah, saat itu pasien sudah kita alihkan ke RS rujukan lain,'' ujar Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Kamis (5/3).

Selain ke RSPI, jelas Syahril, pasien dapat dirujuk ke tujuh RS Persahabatan, Jakarta Timur; RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat; dan RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Kemudian bisa pula ke RSUD Cengkareng, Jakarta, RS TNI AL Mintohardjo, Jakarta Pusat, RS Bhayangkara Polri Kramat Djati, Jakarta Timur dan RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

''Jadi, jangan ada kesan RSPI menolak pasien, karena memang penuh, tidak mungkin pasien dimasukkan dalam ruangan yang bukan tempat isolasi,'' ujarnya.

Syahril menyatakan, bila pasien dari ruang isolasi di RSPI pulang, maka ruang isolasi dapat segera dimasuki pasien lainnya. Syahjril menjamin, semua pasien yang diisolasi di RSPI akan dirawat sebaik-baiknya.

Dikatakan Syahril, rumah sakit rujukan lain juga memiliki fasilitas yang sama. ''Ada negatif pressure machine dan air hand unit suatu alat yang digunakan untuk  mengatur sirkuslasi udara,'' ujar Syahril menambahkan.

Untuk diketahui, pada Rabu (4/3), ada sembilan pasien yang mengalami closed contact dengan pasien virus corona, termasuk dua pasien yang telah dinyatakan positif.

Dari sembilan itu, satu WNA dinyatakan sembuh dan pulang, dan seorang lagi dikeluarkan dari isolasi. Sehingga, dari sembilan jumlah awal, tersisa tujuh. 

Namun, pada Rabu (4/3) malam, dua orang kembali datang dan ditempatkan di ruang isolasi. Maka, jumlah closed contact yang dirawat pada Kamis (5/3) pagi, ada sembilan orang, termasuk dua orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi.***