SIAK - Ternyata pelaku pemilik 20kg narkotika jenis sabu dan 9500 butir pil H5 sudah sejak 26 Januari 2020 lalu diamankan Satuan Reskrim Narkoba Polres Siak, hingga saat ini belum ditangkap.

"Yang 20kg sabu dan 9.500 butir pil H5 ini merupakan barang temuan. Kita tidak dapatkan tersangkanya, barang ini kita dapatkan dari laporan masyarakat yang sangat sadar terhadap keamanan lingkungannya," kata Kapolres Siak, AKBP Doddy F Sanjaya, Kamis (5/3/2020).

Kapolres menjelaskan, awalnya warga melihat gerak-gerik orang yang mencurigakan, lalu mendatanginya dan orang itu lari dengan meninggalkan tas. Warga langsung menghubungi Babinkamtibmas dan menceritakan apa yang dilihatnya.

"Saat Babinkamtibmas dan Kapolsek Sabak Auh mendatangi TKP, ada bungkusan yang dikemas rapi. Ternyata kemasan itu berisi narkoba. Saat Kasat Narkoba dan anggotanya mendatangi TKP, pemiliknya tidak ditemukan. Jadi barang buktinya kita amankan ke Polres," imbuhnya.

Dari keterangan masyarakat, kata Kapolres lagi, pemilik tas tersebut datang ke area pekarangan masjid dengan sepeda motor. Namun bagaimana bentuk paras dua orang tersebut juga tidak terlihat jelas.

"Pelakunya belum bisa kita temukan dan barang bukti kita amankan sudah kita lakukan cek ke laboratorium forensik dan betul di sana unsur-unsurnya merupakan kandungan mengandung narkoba jenis sabu. Serta ada kemasan H5 juga," tuturnya.

Menurut Kapolres, dalam kasus ini, pemilik sebenarnya bukan yang meninggalkan tas tersebut. Namun untuk memutus jaringan pengedar, barang ditinggalkan dan nanti ada orang lain yang menjemputnya.

"Namun, ketika penjemput barang ini belum sampai. Warga sudah lebih dahulu mengetahui ada barang yang mencurigakan yang ditinggalkan dalam tas besar oleh pemiliknya," sebut Kapolres.

Ditambahkan Kasat Narkoba AKP Jailani, warga Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh itu memang sangat curiga dengan orang-orang baru. Sebab masyarakat di daerah itu mulai sering kehilangan.

"Kita sudah melakukan penyelidikan dan kordinasi dengan Polres Bengkalis dan Direktorat Narkoba untuk mengungkap siapa pemilik narkoba ini," ujar AKP Jailani. ***