
PEKANBARU – Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta melakukan visitasi pelayanan radioterapi yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad. Visitasi dilakukan selama dua hari, Rabu dan Kamis (29-30/11/2023).
Direktur Utama RSUD Arifin Achmad, Wan Fajriatul kepada GoRiau.com, Kamis (30/11/2023) mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu upaya untuk pengembangan layanan kanker yang dimiliki RSUD Arifin Achmad.

Pada kesempatan itu, RS Kanker Dharmais mengirim satu tim yang terdiri dari 9 orang yang dipimpin oleh Direktur Perencanaan & Pengembangan Strategi Layanan RS Kanker Dharmais, Anjari, S.Kom., SH. MARS serta 8 orang lainnya yakni dr. Nurul Fitri, Sp.Onk.Rad(K), RTT Hari Purnomo, S.Tr. Rad, Fisikawan Medis, Nurliana, S.Si, Perawat, Yulia Kusuma Indah, S.Kep, Ns, PPR Level 1 / RTT, Moh. Haris, S.ST, Manajemen, Nursiah, S.Sos, MM, MARS dan Muslina Handayani, ST.MKKK serta Sekretaris Provinsi, Umul Chair Dwi Asharin, S.A.P.
Dijelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya RSUD Arifin Achmad dalam pengembangan layanan kanker, khususnya dalam bidang radioterapi.
‘’Seperti diketahui RS Kanker Dharmais Jakarta merupakan rumah sakit pengampu untuk pelayanan kanker. Dan saat kunjungan RS Dharmais juga membawa seorang dokter radio onkologi, dan fisikawan medis yang tentunya pengalaman sangat dibutuhkan RSUD Arifin Achmad,’’ ujar Wan Fajriatul.
Saat ini, tambahnya, RSUD Arifin Achmad sudah memiliki layanan radioterapi yang merupakan salah satu layanan unggulan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Riau itu.
Karena itu, RSUD Arifin Achmad sebagai menjadi rumah sakit rujukan dari 12 Kabupaten, tambahnya, terus mempersiapkan diri untuk penambahan layanan ini.
Saat ini, pada tahun 2023, RSUD Arifin Achmad mengalami pengembangan layanan radioterapi dengan penambahan peralatan.
Karena itulah, Kementerian Kesehatan menugaskan rumah sakit Dharmais untuk melakukan visitasi dan prototype pelayanan radioterapi.
‘’Banyak hal yang dibahas mulai dari kesiapan dokter, fisikawan medis, perawat, dan manajemen, ini tentunya akan menjadi transfer pengetahuan, meningkatkan kompetensi SDM, dan memastikan kesiapan RSUD Arifin Achmad dalam segala aspek, termasuk layanan, pengembangan SDM, dan sarana prasarana,’’ jelasnya.
Kedepannya, tambahnya, tentunya diharapkan RSUD Arifin Achmad bisa menjadi rumah sakit pengampu untuk layanan kanker untuk seluruh rumah sakit yang ada di kabupaten dan kota se-Riau.
Selain itu, tambahnya, RSUD Arifin Achmad juga telah memiliki peralatan yang mirip dengan Rumah Sakit Dharmais. ‘’Harapan kami tentunya agar RSUD Arifin Achmad dapat menjadi contoh sejajar Rumah Sakit Dharmais, menjadi pusat rujukan kanker di Provinsi Riau. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan optimal bagi pasien kanker yang jumlahnya terus meningkat di RSUD Arifin Achmad. ***