
PEKANBARU, GORIAU.COM - Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau 2014-2019 dipastikan memprioritaskan visi dan misi Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun untuk kepentingan masyarakat.
Baik di bidang infrastruktur maupun pelayanan untuk masyarakat. Dimana seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Riau harus mampu menyerap apa yang sudah diamanahkan dalam visi dan misi kepala daerah.
Sebut saja seperti infrastruktur jalan harus terealisasi hingga pedesaan. Pemerataan ini harus dilakukan menimbang selama ini pembangunan di bidang infrastruktur jalan lebih terpusat di kota-kota besar saja.
"Belum menyentuh pedesaan hingga pelosok-pelosok daerah di Riau, ini yang akan kita ubah," kata Gubri.
Namun Gubri menekankan bahwa semua pembangunan infrastruktur yang dibangun juga harus diiringi dengan mutu dan kualitas yang bagus, alias jangan asal jadi.
Kemudian mengenai pendidikan, sarana dan prasarana harus dibangun dengan sebaik mungkin. Karena dampaknya akan bisa dirasakan masyarakat ke depan. "Bukan untuk sesaat saja," ujar Gubri.
Begitu juga dengan penempatan guru, harus dicari yang benar-benar berkualitas dan serius memberikan pendidikan yang layak untuk penerus bangsa ke depan. Karena jika pendidikan tidak dimulai dengan tim pengajar yang handal, semua akan sia-sia.
"Rumah sakit begitu juga, pengadaan gedung dan fasilitasnya harus berstandar. Terutama juga untuk pelayanannya, harus orang yang berkualitas dan diyakini," sambung Gubri.
Namun dirinya kembali menyoroti obat untuk masyarakat. Gubri menekankan agar pihak kesehatan tidak lagi memberikan obat-obat yang tidak bagus ke masyarakat. Menurutnya biar mahal, namun memberikan efek positif yang besar kepada masyarakat.
Program-program tersebut diamini Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Ramli Walid. Dimana hasil Pengarahan Umum Kebijakan Penyusunan RPJMD 2014-2019 terfokus kepada visi dan misi Gubernur Riau.
"RPJMD 2014-2019 terfokus dan mengerucut kepada program kepentingan untuk masyarakat. Bagaimana semua visi dan misi Pak Gubernur tersebut bisa diterima dan diserap oleh masing-masing SKPD Riau," kata Ramli.
Karena dijelaskannya, fakta di lapangan mengatakan, keberhasilan kepala daerah ditentukan bukan lewat janjinya, namun pembuktian dan realisasinya.***