
PEKANBARU - Kebakaran lahan di Provinsi Riau kian meluas dipicu musim kemarau dan aktivitas pembakaran lahan oleh pihak tak bertanggung jawab. Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, titik panas sudah mencapai 92 hotspot.
Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) paling parah melanda Kabupaten Rohil. Hasil pengamatan citra satelit, Senin (15/8/2016) pagi, ada 54 titik panas di sini (39 spot dengan confidence di atas 70 persen/ berpeluang sebagai titik api, red).
Pantauan GoRiau.com di Rohil, kabut asap tipis tampak menyelimuti sebagian wilayah itu, Senin pagi, dengan aroma yang cukup menyengat. Bahkan Kapolda Riau, Brigjen Supriyanto sudah bergerak ke Rohil memimpin pemadaman kebakaran lahan.
Daerah lain yang juga terdeteksi hotspot seperti di Kabupaten Bengkalis, sebanyak delapan hotspot. Dumai 15 hotspot, Rohul lima hotspot. Kemudian di Meranti, Inhu dan Siak dengan masing-masing tiga hotspot. Lalu di Kampar satu hotspot.
"Setelah dapat info dari BMKG, Kapolda langsung turun ke lapangan pagi tadi memastikan kondisi terkini dan memimpin pemadaman di titik api agar dapat segera diantisipasi. Lalu juga memberikan pengarahan," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo. ***