PEKANBARU - Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial terus mematangkan program pendidikan gratis dengan mengoperasikan tiga Sekolah Rakyat di Provinsi Riau hingga Selasa (16/6/2026). Program yang menyasar siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) ini sukses menampung 225 anak dari keluarga kurang mampu.

Kepala Dinas Sosial Riau, Zulfadli menjelaskan bahwa ketiga sekolah dengan sistem asrama tersebut sudah melangsungkan kegiatan belajar mengajar secara penuh. Dua fasilitas pendidikan ini berlokasi di Kota Pekanbaru, sementara satu lainnya berada di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

"Saat ini di Riau sudah ada tiga sekolah rakyat. Dua ada di Pekanbaru dan satu di Rohil, semuanya sudah mulai beroperasi tahun 2025 lalu," urainya.

Sekolah ini menggunakan sistem asrama agar anak-anak bisa fokus belajar tanpa memikirkan biaya hidup harian. Saat ini tercatat sebanyak 100 siswa menempati asrama di Rumbai Pekanbaru, 50 siswa di Asrama Haji Pekanbaru, dan 75 siswa menimba ilmu di wilayah Rohil.

Melihat antusiasme dan besarnya manfaat program ini, pemerintah langsung menargetkan penambahan satu lokasi baru di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Berbeda dengan tiga lokasi sebelumnya yang memakai gedung lama, bangunan di Kuansing merupakan sekolah yang baru didirikan.

"Untuk di Kuansing, ditargetkan pada tahun ajaran baru tahun ini sudah akan mulai beroperasi," sebutnya. ***