
KAMPAR – Provinsi Riau kembali menjadi lokus percontohan dalam pelaksanaan penggerakan komunitas dalam memberikan edukasi Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat terutama untuk percepatan vaksin kedua dan lansia yang didukung oleh lembaga donor dari USAID melalui Johns Hopkins Center for Communication Program/Breakthrough Action (JHCCP/BA).
Salah satu alasan dipilihnya Provinsi Riau sebagai lokus kegiatan ini oleh karena selama ini Dinas Kesehatan Provinsi Riau melalui program promkes telah melaksanakan kemitraan pentahelix dengan baik dengan berbagai pihak seperti Lintas sektor, perguruan tinggi, komunitas masyarakat, dunia usaha dan juga media, dan kegiatan Kampanye pelibatan masyarakat di Riau ini adalah kegiatan pertama dari 5 provinsi terpilih di Indonesia yang dilaksanakan oleh JHCCP/BA.

Kegiatan hari ini dilaksanakan di lapangan sepakbola Desa Pandau Jaya yang disinergikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Desa Pandau Jaya ke 22.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan selain edukasi dan vaksinasi Covid-19 untuk lansia, juga digelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat untuk vaksin pertama, vaksin kedua dan juga booster.
Selain itu juga digelar donor darah oleh PMI, pengurusan administrasi warga oleh Disdukcapil, pembayaran pajak kendaraan oleh Samsat Perwakilan Bangkinang, pemeriksaan kesehatan gratis oleh rumah sakit, pustaka keliling oleh Dispersip Provinsi Riau, konseling gizi oleh persagi, edukasi kesehatan oleh mahasiswa yang turun langsung ke masyarakat juga dilaksanakan kegiatan Germas Hidup Sehat melalui aktifitas fisik seperti Gerak Jalan Sehat untuk warga desa Pandau Jaya, Senam sehat lansia dan senam zumba bagi yang tidak kuat untuk gerak jalan.
Pada sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Zainal Arifin yang hadir mewakili Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan bahwa pemerintah telah berupaya dengan maksimal untuk mengatasi wabah Covid-19 salah satunya melalui vaksinasi Covid-19.

"Untuk itu perlu dikejar bagaimana pada kelompok rentan ini dapat terlindungi dan target herd immunity tercapai tepat waktu," kata Kadiskes Riau, Zainal Arifin, Minggu (13/3/2022).
Kadiskes juga menyampaikan terimakasih kepada Kemenkes RI atas ditunjuknya Riau sebagai salah satu lokus percontohan penggerakan komunitas dalam percepatan vaksinasi Covid-19 terutama memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi dan meningkatkan kesadaran maayarakat tentang pentingnya vaksin untuk melindungi diri dan orang lain dari virus Corona.
Kegiatan kolaborasi seperti ini, menurutnyasangat bagus untuk dikembangkan selain masyarakat mendapatkan edukasi, mereka juga mendapat hiburan.
"Oleh sebab itu kegiatan-kegiatan seperti ini diharapkan akan dapat dilaksanakan juga di desa-desa lain jika ada kegiatan desa apalagi didukung oleh mitra-mitra seperti rumah sakit, apotik dan dunia usaha dan organisasi kesehatan ungkapnya ketika diminta komentarnya terhadap gelaran kegiatan hari ini," ungkapnya.
Lebih jauh, Kadiskes yang baru dilantik Jumat lalu ini juga menambahkan bahwa Desa Pandau Jaya adalah salah satu desa yang ditunjuk oleh kementerian kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan secara kolaboratif. "Untuk saat ini adalah edukasi tentang vaksinasi Covid-19," ungkapnya.
Selain dihadiri oleh Kadiskes Riau, kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau H. Nurzafri, Staf Ahli Bupati Kampar, Wakil Ketua DPRD Kab. Kampar Tony Hidayat, Camat Siak Hulu dan unsur UPIKA Siak Hulu yaitu, Kapolsek dan Danramil serta Komandan Kavaleri Siak Hulu serta tokoh masyarakat Desa Pandau Jaya.
Pada kesempatan itu, Kepala Desa Pandau Jaya, Firdaus Roza selaku penyelenggara desa menyampaikan rasa terima kasihnya atas ditunjuknya Desa Pandau Jaya sebagai lokus penyelenggaraan kampanye pelibatan masyarakat dan komunitas ini.
"Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk bisa menjadi pelopor bagi lingkungannya untuk mengajak tetangga dan keluarganya untuk melaksanakan vaksinasi covid-19 sesuai yang diharapkan," ungkap Kades Pandau Jaya.***