
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Jumat (28/7/2023) memprediksi Provinsi Riau akan menghadapi hari cerah berawan yang mungkin akan diikuti hujan ringan pada sore hari. Meski cuaca umumnya cerah, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi mendadak.
Forecaster BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, menjelaskan prediksi cuaca untuk wilayah ini. "Di pagi hari, cuaca di sebagian besar Riau akan cerah hingga cerah berawan. Kemudian, menuju siang, cuaca akan berubah menjadi cerah berawan hingga berawan di beberapa daerah," kata Yasir.
Namun, tidak berhenti di situ, ada potensi hujan ringan di beberapa wilayah seperti Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Kuantan Singingi pada sore hingga malam hari. Meski demikian, di dini hari, cuaca akan tetap berawan hingga cerah berawan, memungkinkan penduduk untuk menikmati suasana malam yang nyaman.
Prayuna menambahkan, "Kendati tidak ada peringatan dini cuaca, kami mengimbau masyarakat Riau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi tiba-tiba."
Sementara itu, suhu udara diperkirakan berkisar antara 23.0 hingga 35.0 °C, memerlukan perhatian lebih untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan diri. Dengan kelembapan udara diperkirakan berada dalam kisaran 50 hingga 95 persen, menjaga kesehatan menjadi prioritas.
Prayuna juga menyoroti kondisi angin, "Arah angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan sekitar 10 hingga 30 km/jam. Bagi mereka yang berada di sekitar pesisir dan perairan, tinggi gelombang laut diperkirakan akan mencapai 0.50 hingga 1.25 meter (Rendah), ini memerlukan perhatian khusus."
Terakhir, laporan juga mencatat adanya 176 hotspot di Pulau Sumatera, dengan 10 di antaranya berada di wilayah Provinsi Riau. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan terkini dari BMKG.
"Harapan kami, informasi ini dapat membantu masyarakat Riau menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih bijaksana. Tetap jaga kesehatan dan keamanan, serta siap siaga menghadapi perubahan cuaca yang mungkin terjadi," tutup Prayuna. ***