
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dampak dari peristiwa kebakaran hutan atau lahan di berbagai wilayah Provinsi Riau terus meluas. Pemerintah setempat telah menyatakan siaga darurat untuk kabut asap sekaligus dampaknya yakni ragam penyakit khususnya infeksi saluran pernafasan akut (Ispa). Untuk itu, pihak Dinas Kesehatan Riau menyiagakan sebanyak 50 ribu masker guna mengantisipasinya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau, Zainal Arifin, di Pekanbaru, Kamis (20/6/2013), menagatakan, meski belum memiliki data pasti terkait jumlah penderita Ispa, dapat dipastikan jumlahnya kian meningkat.
Untuk itu, demikian Zainal, harus segera diantisipasi, salah satunya dengan membagi-bagikan masker ke masyarakat. Sampai saat ini, permintaan masker dari dinkes berbagai kabupaten dan kota di Riau terus terjadi dan beberapa kabupaten telah didistribusikan alat pelindung organ pernafasan itu.
Dari laporan staf, kata dia, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis telah didistribusikan masker sesuai dengan permintaan dengan jumlah yang beragam.
Dengan demikian, berarti jumlah ketersediaan masker di Dinkes Riau telah berkurang. Namun Zainal memastikan, ketersediaan sebanyak 50 ribu masker tersebut akan cukup untuk satu pekan kedepan.
Jika seandainya kurang, kata dia, Dinkes juga akan mengajukan permintaan ke pihak Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2PL). "Mereka siap untuk mendistribusikan masker sesuai dengan permintaan di daerah," katanya.(fzr)