PEKANBARU, GORIAU.COM - Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau berencana mencuri start dari daerah lainnya pada Kejurnas Dayung di Cipule, Jawa Barat, 26 Januari - 12 Februari 2014 dengan berangkat lebih awal untuk menguasai jalur yang akan dipakai.

Ketua Harian Pengprov PODSI Riau, Sanusi Anwar kepada GoRiau.com, Rabu (8/1/2014) mengaku kekuatan cabang dayung yang sudah hampir merata di seluruh daerah saat ini cukup membuat persaingan untuk merebut medali semakin ketat.

"Untuk itu, salah satu taktik kita harus mencoba jalur lebih awal dari daerah lainnya. Minimal hanya tuan rumah saja yang akan menjadi lawan terberat Riau nantinya," kata Sanusi.

Dirinya mengakui, selain faktor tuan rumah, Jawa Barat memang menjadi lumbung pedayung Tanah Air saat ini. Terbukti pada SEA Games 2013 di Myanmar lalu, Jawa Barat menjadi daerah penyumbang atlet terbanyak untuk Tim Dayung Indonesia.

"Kita (Riau, red) masih disegani sampai saat ini, namun jika lawan kita tuan rumah, kita harus mengerti dan memahami kondisi bahwa mereka lebih banyak diunggulkan," tandasnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Dayung Riau, Amin Zebo mengaku seluruh atletnya sudah siap diterjunkan. Setidaknya lebih kurang 40 pedayung telah dipersiapkan. Namun Amin tidak mau berbicara mengenai target lebih awal.

"Atlet siap secara keseluruhan, namun untuk masalah target saya belum bisa menetapkan. Namun yang jelas kami akan berusaha sebaik mungkin. Tetapi tuan rumah akan menjadi pesaing ketat nantinya, baik untuk kita maupun daerah lainnya," papar Amin.(tri)