PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau HM Rusli Zainal menegaskan persiapan Riau untuk menggelar event olahraga bertaraf internasional seperti Islamic Solidarity (ISG) sudah tidak perlu diragukan lagi. Sebab pengalaman pelaksanaan PON yang saat ini sedang berjalan, sejumlah venue olahraga yang nantinya juga akan digunakan untuk ISG telah teruji berstandard internasionalnya.

Hal itu dikatakannya saat wawancara khusus dengan kru televisi dari Grup MNC, Senin (17/9/2012) malam di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Wawancara ini digelar untuk melihat sejauh mana persiapan Riau untuk menjadi tuan rumah even olahraga internasional yang akan diikuti negara-negara Islam di dunia itu.

Menurut Rusli, pihak delegate ISG sendiri beberapa hari lalu telah datang ke Riau untuk melihat langsung sejumlah venue-venue yang akan digunakan untuk ISG nantinya. Dari kunjungan tersebut, mereka sangat sangat puas, sekaligus percaya Riau bahwa telah siap untuk menjadi tuan rumah ISG.

''Mereka telah kita bawa langsung ke venue-venue yang saat ini sedang digunakan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Dari peninjauan ini mereka merasa sangat puas, karena semua venue-venue itu sudah berstandar internasional dan siap digunakan untuk ISG,'' jelasnya.

Hanya saja, menurut Rusli Zainal, khusus untuk venue renang, masih memerlukan pembenahan, karena masih memiliki 8 jalur. Padahal untuk kolam renang berstandar internasional minimal harus memiliki 10 jalur. ''Namun ini tidak menjadi masalah, karena kita akan segera membangun kolam renang berstandar internasional,'' tegasnya.

Untuk membangun kolam renang berstandar internasional itu, Rusli mengungkapkan, pihaknya akan melibatkan pihak ketiga atau sponsorship. Karena banyak pihak ketiga di Riau yang kemungkinan bisa membantu membangunnya. ''Untuk PON saja, kita banyak dibantu pihak ketiga, makanya di ISG bantuan mereka kita harapkan juga,'' jelasnya.

Rusli mengungkapkan lagi, untuk venue-venue lainnya tidak ada masalah, karena memang sudah dirancang untuk berstandar internasional. Bahkan banyak tamu yang datang selama PON ini memberikan apresiasi yang sangat baik terhadap venue-venue yang dibangun itu.

Misalnya saja, venue panahan yang dibangun di kampus UIR telah dinyatakan sebagai venue yang terbaik di Asia, hanya beberapa tingkat dibawah venue panahan Hyundai di Korea. Begitu pula venue boling yang semula sempat diragukan progres pembangunannya, kini menjadi venue boling terbaik di Indonesia dan memiliki 28 lintasan.

Lalu venue Squash yang baru saja dikunjungi Gubri siang tadi, telah dinyatakan sebagai venue terbaik di Indonesia. Tidak hanya tempat pertandingannya saja terbaik, tapi skoring board yang dimilikinya juga terbaik.

''Ini tentunya saja membanggakan Riau, karena memiliki fasilitas olahraga yang bagus dan berstandar internasional,'' ungkap Rusli Zainal. Dengan adanya berbagai fasilitas olahraga berstandar internasional ini, Riau tentunya berharap nantinya bisa menjadi pusat olahraga di Indonesia.(*/rls)