
PEKANBARU - Polsek Senapelan terus melakukan penyidikan mendalam terhadap SS alias Rusman (24), residivis kasus perampas yang kembali ditangkap Jumat (20/1/2017) lalu karena merampas sepeda motor dengan modus mengakui sebagai oknum Polisi.
Jalani pemeriksaan, Rusman yang merupakan warga jalan Nelayan, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru itu, ternyata sudah sembilan kali melakukan aksi kejahatannya di wilayah Kota Pekanbaru dan beberapa daerah dil luar kota.
"Pengankuannya sudah sembilan kali. Enam kali aksi curanmor dan tiga kali kasus jambret," ujar Kanit Reskrim Polsek Senapelan, Iptu Abdul Halim, kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Senin (23/1/2017).
Berikut enam TKP kasus curanmor yang dilakukan oleh Rusman:
1. Pada Rabu (18/1/2017) di jalan Perdagangan, Kecamatan Senapelan, dengan hasil kejahatan sepeda motor Kawasaki Ninja.
2. Pada Kamis (19/1/2017) di jalan Rangau, Kecamatan Mandau, Bengkalis, dengan hasil kejahatan sepeda motor Yamaha Vega R.
3. Pada bulan Desember 2016 di jalan Yos Sudarso, Simpang Bingung, Kecamatan Rumbai, dengan hasil kejahatan sepeda motor Honda Vario.
4. Pada bulan Oktober 2016 di jalan Sudirman, tepatnya dekat Purna MTQ, Kecamatan Bukit Raya, dengan hasil kejahatan sepeda motor Honda Blade.
5. Pada bulan Juni 2016 di Kubang Raya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, dengan hasil kejahatan sepeda motor Yamaha Mio.
6. Pada Minggu (25/12/2016) di jalan Simpang Gelombang, Kecamatan Kandis, Duri, dengan hasil kejahatan sepeda motor Honda Beat.
BACA JUGA:
. Begini Aksi Begal Modus Mengaku Oknum Polisi di Pekanbaru
Sementara itu, tiga TKP kasus jambret yang dilakukan Rusman:
1. Pada Kamis (25/2/2016) di wilayah Kecamatan Siak Hulu, Kampar, dengan hasil kejahatan satu handphone dan uang Rp300 ribu.
2. Pada Jumat (2/12/2016) di jalan Kertama, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, dengan hasil kejahatan satu handphone.
3. Pada Senin (9/1/2017) di jalan Jati, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, dengan hasil kejahatan sebuah tas sandang milik korban yang sampai saat ini masih dalam pencarian.
Kanit menambahkan, saat ini pihaknya masih memburu satu rekan pelaku berinisial Dk yang berhasil melarikan diri saat penggerbekan di jalan Nelayan, Kecamatan Rumbai tersebut. "Kita masih kembangkan lagi," pungkas Kanit.***