
PEKANBARU – Proses relokasi warga yang bermukim di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Provinsi Riau, diharapkan dapat berjalan lancar dan segera dituntaskan. Kepastian relokasi dinilai penting agar masyarakat memperoleh kejelasan terkait kebun serta kelangsungan ekonomi mereka ke depan.
“Harapan kita relokasi ini berjalan lancar dan cepat selesai, supaya persoalan ini benar-benar tuntas dan masyarakat bisa segera membangun kembali ekonominya,” ujar Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Pelalawan–Siak, Abdullah, Senin (22/12/2025).
Namun hingga kini, lanjut Abdullah, lokasi relokasi masih belum sepenuhnya jelas. Informasi yang diterimanya menyebutkan terdapat tiga wilayah yang disiapkan, yakni Gondai, Langgam, dan Peranap. Meski demikian, belum ada kepastian apakah relokasi tersebut hanya mencakup kebun warga atau juga pemindahan tempat tinggal.
“Setahu saya ada tiga wilayah yang disiapkan. Tapi teknisnya seperti apa, apakah warga pindah rumah atau hanya kebunnya saja, itu belum benar-benar dipahami,” katanya.
Ia juga mengungkapkan belum adanya kepastian terkait luasan kebun yang akan diterima masing-masing kepala keluarga dalam skema relokasi tersebut.
Meski demikian, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai kondisi di lapangan masih relatif kondusif. Tidak terlihat adanya gejolak besar atau penolakan terbuka dari masyarakat, meskipun masih terdapat sebagian kecil warga yang menyatakan keberatan.
“Kalau dibilang semua setuju tentu tidak juga, tetap ada yang keberatan. Tapi banyak juga masyarakat yang menyampaikan kepada saya bahwa mereka setuju untuk direlokasi,” ungkapnya.
Karena itu, Abdullah menegaskan bahwa hal terpenting saat ini bukan soal penilaian atau apresiasi, melainkan kepastian bagi masyarakat.
“Intinya kita berharap relokasi ini berjalan lancar, supaya masyarakat segera mendapat kepastian untuk kelangsungan hidup mereka ke depan,” pungkasnya. ***