
DURI - Realisasi dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II (terakhir) tahun 2016 di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis disangsikan akan mencapai 100 persen. Hal tersebut dikarenakan, ada Desa yang pembangunan infrastrukturnya baru berkisar 50 persen.
Baca Juga: Sudah Dekat Akhir Tahun, Desa Tambusai Batang Dui Belum Lakukan Pembangunan Fisik
Baca Juga: Desa Ini Bangun Parit yang Dasarnya Lebih Tinggi dari Aliran Air Alami
Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Mandau, Lisa Ardianty saat dikonfirmasi GoRiau.com mengatakan dari 14 Desa di Kecamatan Mandau rata-rata realisasinya ADD nya hampir mencapai 100 persen, hanya saja Desa Tambusai Batang Dui masih sangat jauh dari yang diharapkan.
"Dari 14 Desa itu banyak yang sudah selesai pencairan tahap II. Sementara di Desa Tambusai Batang Dui ini masih ada yang pekerjaannya belum juga dimulai. Dari 29 pekerjaan yang direncanakannya, estimasi sementara setelah kita turun melakukan pengecekan baru 50 persen yang diteralisasi," kata Lisa, Senin (5/12/2016).
Dijelaskannya, dipenghujung tahun 2016 ini curah hujan juga cukup tinggi sehingga memhambat pembangunan yang sedang berjalan saat ini di masing-masing Desa. "Inilah yang kita khawatirkan," ujarnya lagi.
Selain itu, Lisa juga menjelaskan soal pembangunan parit beton di Jalan Kasturi yang diduga bermasalah itu.
"Pekerjaan itu dibangun dengan dana Silpa pajak 2015 oleh TPK (tim pelaksana kegiatan). Dimana pajaknya dihitung dari jumlah belanja kebutuhan proyek tersebut, yang kemudian dibayarkan ke kantor pajak. Dan itu ada di setiap Desa," tutur Lisa menjelaskan.
Mengenai dugaan proyek asal jadi itu juga ditanggapinya. "Saat kita cek kelapangan, ternyata memang pekerjaan parit beton itu tidak ada gambar. Jadi kita tidak tahu besteknya. Desa Tambusai Batang Dui ini juga sudah kita berikan teguran soal gambar proyek itu," ujar Lisa lagi.
Sesuai dengan Perbup nomor 12 tahun 2016 tentang pengalokasian Alokasi Dana Desa (ADD) Kecamatan Mandau total keseluruhannya untuk 15 Desa sebesar Rp 34 miliar.
"Semakin cepat laporan diselesaikan dan diserahkan, kemungkinan dana tahun berikutnya semakin cepat juga turun. Sebab teknis cairnya Dana Desa, ada laporan dulu baru dana diturunkan. Jadi dana tidak akan turun seperti dana rutin," tutupnya. *** #BENGKALIS