PEKANBARU, GORIAU.COM - Direktur Executive Badan Advokasi Publik Riau (BAPR) M Rawa El Ahmady mengingatkan Pemko Pekanbaru untuk bersikap tegas terhadap satuan kerja (Satker) yang gagal merealisasi program pembangunan. Ketegasan ini penting agar masyarakat tidak dirugikan karena banyaknya proyek yang gagal dilaksanakan.
''Kalau banyak dana yang sudah disahkan tidak bisa dilaksanakan, itu sudah membuktikan bahwa kepala satuan kerja tidak mampu bekerja dengan baik. Ini harus menjadi pertimbangan walikota Pekanbaru, dan kalau tidak bisa ditoleransi, sebaiknya diganti,'' jelas Rawa.
Menurutnya, daya serap pembangunan bisa dilihat dari pencapaian kinerja setiap satuan kerja sesuai dengan alokasi anggaran yan sudah diberikan. ''Jika Silpa besar, sampai Rp105 miliar dan angka itu lebih besar dari tahun lalu, jelas satker tidak bekerja optimal,'' tegasnya.
Sebelumnya Kepala Bagian Keuangan Setdako Pekanbaru Dasrizal kepada wartawan mengatakan, dari hitung-hitungan yang dilakukan diketahui SILPA APBD Pekanbaru tahun 2012 mencapai Rp105 miliar. Jumlah ini sebutnya cukup tinggi jikalau dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp100 miliar. (rdi)