
PEKANBARU, GORIAU.COM - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menyerahkan bantuan 2.000 ribu masker jenis N95 kepada Satgas Karlahut yang berada di Posko Karlahut Riau, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (9/9). Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur RAPP, Rudi Fajar, kepada Danrem 031 /Wirabima Brigjen TNI Nurendi bersama dengan Deputi Social Capital RAPP, Rudi Tianda dan Stakeholder (SHR) Manager Propinsi Riau, Roni Hasfikar usai konferensi pers mengenai status kebakaran lahan dan hutan yang disampaikan oleh Plt. Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, Willem Rampangiley.
Rudi menerangkan bantuan masker yang diberikan ini guna menunjukkan komitmen perusahaan terhadap lingkungan social dalam mendukung operasi pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Riau. Rudi berharap bantuan masker yang diberikan bisa bermanfaat bagi Satgas Karlahut yang berada di Posko.
“Masker ini kami berikan untuk membantu para petugas Karlahut memerangi asap dan kebakaran lahan dan hutan. Semoga bisa membantu dan bermanfaat,” ujar Rudi di lokasi.
Selain membagikan masker, Rudi beserta rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Stasiun Meteorologi Kelas I Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pekanbaru, Riau, Rabu (9/9). Kunjungan ini pun disambut langsung Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin. Kepala BPBD Propinsi Riau, Edwar Sanger pun turut hadir dalam kunjungan ini.
Rudi mengungkapkan kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi langsung Propinsi Riau saat ini yang tengah dilanda musim kebakaran lahan dan hutan serta mengetahui prakiraan cuaca dan penyebab kebakaran lahan dan hutan yang melanda wilayah propinsi Riau. Menurut Rudi, kondisi asli di lapangan perlu diketahui oleh semua pihak sehingga tidak ada langkah dan upaya yang sia-sia dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan yang menyebabkan kondisi asap yang berkepanjangan.
"Kunjungan ini sangat penting bagi perusahaan, karena di BMKG ini kita dapat mengetahui informasi dan kondisi faktual daerah kita. Infomasi dan data ini terbuka apa adanya, dan harus diketahui publik dari waktu ke waktu. Terlebih dalam situasi sekarang, kita harus bersama-sama mengatasinya," kata Rudi Fajar.
Kepala BMKG Propinsi Riau, Sugarin pun mengapresiasi keingintahuan yang dimiliki oleh pihak RAPP. Menurutnya, kunjungan ini merupakan saat yang baik untuk menjelaskan secara teknis kondisi nyata karlahut dan kabut asap yang terjadi saat ini.
"Selama ini kita telah bekerjasama dengan RAPP dalam mengawal info cuaca di bandara Pelalawan. Kehadiran jajaran direksi ini, tentunya akan semakin membuat kerjasama ini akan lebih baik, mengingat proses kerja kami sudah diketahui," kata Sugarin. ***