
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kawanan perampok yang beraksi di salah satu rumah toko di Jalan Riau, Pekanbaru gagal beraksi karena keduluan dipergoki warga. Gagal merampok, kawanan ini justru mencoba menyerang anggota polisi yang berusaha menangkap mereka, Rabu (26/3/2014) sekitar pukul 20.00 Wib malam.
"Masih sedang dalam pengejaran," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria lewat sambungan telepon, Rabu malam (26/3/2014).Ia mengatakan, peristiwa perampokan menurut informasinya berlangsung mulai pukul 20.00 WIB, namun pelaku malah kabur setelah warga memergoki aksi kejahatan itu.Kompol Arief mengatakan, hingga pukul 11.00 WIB, pengejaran masih terus dilakukan oleh anggota, satu pelaku berhasil ditangkap dengan perlawanan.Informasi lapangan, aksi kejar-kejaran antara anggota polisi dengan kawanan penjahat itu berlangsung sengit dan menegangkan, mengundang perhatian warga sekitar. Sebelumnya diberitakan GoRiau.com, kawanan rampok mencoba merampok salah satu ruko di Jalan Riau, Pekanbaru, Rabu (26/3/2014) malam. Belum berhasil menggasak toko, kawasan ini sudah dikepung oleh aparat kepolisian."Informasi di lapangan perampoknya ada tiga, dikepung oleh polisi di bangunan ruko," ujar Tomi, pembaca yang mengirimkan foto ke pasangmata.com sebagaimana dikutip GoRiau.com Rabu (26/3/2014) malam.
Ruko lokasi kejadian itu ada di Jl Riau, Pekanbaru. Menurut Tomi, para perampok membawa senapan serbu. Hal itulah yang membuat aparat kepolisian hati-hati dalam melakukan upaya penangkapan.
Tampak warga sekitar berkerumun di sekitar lokasi. Mereka ingin menyaksikan operasi penangkapan ini.
''Sudah tertangkap dua, yang satu kabur,'' ujar Tomi yang belum mengetahui ruko apa yang dirampok oleh para pelaku.
Dikonfirmasi terpisah, petugas Mapolsek Payung Sekaki, Pekanbaru Aipda Zulfikli membenarkan adanya pengejaran terhadap para perampok ini. Peristiwa penggerebekan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.
''Saat ini sudah selesai. Memang masih ada satu yang masih kami kejar. Karena ini 365 (pencurian dengan pemberatan) dilimpahkan ke Polres,'' ujar Zulkfli.
Sedangkan senapan yang digunakan pelaku, menurut Zulkifli, bukan senapan betulan. ''Menurut pengakuan itu shoft gun. Saat ini masih dikejar yang satunya lagi,'' ujar Zulkfli. (fzr)