
DURI, GORIAU.COM - Seorang siswi SMP di Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya menggunakan tali nilon. Tindakan nekatnya ini diduga karena putus cinta. Korban adalah Ade Irma Suryani (15) warga Jalan Sukajadi, Desa Harapan, Mandau, Bengkalis. Kejadian tersebut baru diketahui oleh tetangganya, Suyanti.
Awalnya, Suharto yang merupakan suami Suyanti, saat magrib pulang memancing melihat motor jenis supra X 125 milik korban parkir didepan rumah korban. Kemudian saksi mandi dan sholat lalu keluar rumah dan melihat lampu rumah korban mati. Curiga kondisi rumah korban yang gelap,lalu saksi menyuruh istrinya Suyanti untuk melihat rumah korban.
Suyanti mencoba memanggil-manggil korban dari luar, namun tidak ada sahutan. Lalu Suyanti gunakan senter dan mengintip lewat jendela. Saat itulah Suyanti melihat rambut korban di jendela. Merasa curiga, Suyanti berusaha membuka jendela. Dan ternyata korban sudah tergantung dengan menggunakan gunakan tali nilon yang diikatkan pada broti atap rumah dengan posisi kaki sudah di lantai masih menggunakan pakaian sekolah.
"Dia putus cinta dan gantung diri dengan tali nilon di kayu penyangga atap plafon kamarnya. Saat ditemukan sudah meninggal dan kakinya sudah menjejak ke lantai, ada juga tulisan tentang curhatan hati tentang pacarnya," kata AKP Maitertika, Kanit Reskrim, Polsek Mandau.
Sementara orangtua angkat korban masih berada di Sungai Guntung, Indragiri Hilir. Sedangkan saudara-saudaranya tidak kuasa menahan kesedihan, begitu juga teman-temannya datang melayat ke rumah duka. Saat ditemui, pihak keluarga enggan memberikan keterangan kepada wartawan.
Kasus ini masih ditangani aparat kepolisian Polsek Mandau. Sedangkan hasil pemeriksaan dokter Rumah Sakit Umum Duri belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban. Namun, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. (jpr)