PEKANBARU, GORIAU.COM - Penerapan Puskesmas 24 jam di Riau ternyata belum maksimal. Dari 225 puskesmas yang dipercayakan, masih beberapa saja yang baru bisa melaksanakannya.

Hal ini dikarenakan masih kurangnya tenaga medis di sejumlah puskesmas tersebut. "Kita akan menambah bidan, perawat dan lainnya. Ini salah satu kendala penerapan maksimal Puskesmas 24 jam," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Zainal Arifin.

Perekrutan untuk tenaga medis tersebut juga dilakukan jika nantinya ketersediaan atau realisasi tenaga yang ada tidak mencukupi. "Kita akan benahi berbagai kekurangan. Karena ini sistem yang baru kita terapkan," ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman telah menyampaikan bahwa peningkatan dan pelayanan terhadap dunia kesehatan menjadi prioritas dalam rencana pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Dimana sejauh ini, yang dihadapi masyarakat pedesaan atau daerah pelosok kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Karena selain jauh, terkadang masyarakat membutuhkannya setiap saat.***