
PEKANBARU – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo melalui Regional III terus memperkuat program ketahanan pangan di Riau sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Setelah sukses mengembangkan padi gogo melalui skema intercropping di areal peremajaan sawit rakyat (PSR), kini PTPN IV berkolaborasi dengan Polri untuk membudidayakan jagung pipil.
"Alhamdulillah, kemarin, teman-teman Manajemen Kebun Air Molek bersama Bapak Kapolres Indragiri Hulu bersinergi mendukung dan memperkuat program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di Kebun Air Molek I," ujar Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap melalui SEVP Operation Yudhi Cahyadi dalam keterangannya di Pekanbaru, Sabtu (22/2/2025).
Penanaman perdana jagung pipil dilakukan di lahan seluas dua hektare di Afdeling VI, Kebun Air Molek I, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Jumat kemarin. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kapolsek LBJ Ipda Rival Indrawata, Manajer AMO I Rico Irwansyah Surbakti, Manajer AMO II Eka Surya Darmawan, serta jajaran lainnya.
Yudhi mengapresiasi dukungan Kepolisian Resor Indragiri Hulu yang dipimpin AKBP Fahrian Saleh Siregar. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan sinergi yang baik akan membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan.
"Terima kasih Pak Kapolres dan jajaran atas dukungan yang luar biasa. Mudah-mudahan, Insya Allah, ikhtiar ini bisa membawa kebaikan bagi masyarakat ke depan," katanya.
Sebelumnya, PTPN IV Regional III telah mengajak para petani sawit peserta PSR di Kabupaten Siak untuk berpartisipasi dalam budidaya padi gogo di lahan seluas 20 hektare. Program ini, yang melibatkan IPB dan Riset Perkebunan Nusantara, diharapkan membantu petani meningkatkan pendapatan selama menunggu tanaman sawit mereka mulai produktif dalam dua setengah tahun.
Group Manager Distrik Timur Amrizal Hamdi menegaskan bahwa budidaya jagung pipil di Kebun Air Molek I adalah langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Program ini disupervisi langsung oleh Manajer Rico Irwansyah Surbakti dan Manajer Air Molek II Eka Surya Darmawan dengan dukungan penuh dari Polri.
"Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, swasembada pangan adalah langkah utama menghadapi tantangan global dan antisipasi krisis. Kolaborasi ini menjadi awal yang baik untuk mengoptimalkan setiap peluang menuju visi tersebut," jelas Amrizal.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian Saleh Siregar turut menegaskan pentingnya sinergitas dalam menjaga kestabilan pangan.
"Kegiatan ini bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas pangan serta memanfaatkan lahan yang tersedia guna meningkatkan produktivitas pertanian," ujarnya.
Pemerintah Indonesia menargetkan swasembada pangan pada 2027. Dengan sinergi lintas sektor dan penyatuan visi, ketahanan pangan nasional bisa dicapai lebih cepat. ***