DUMAI - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) kucurkan Rp60 miliar untuk membangun Terminal Aspal Curah (TAC) di Kawasan Pengembangan Pelabuhan Terpadu Dumai (KPPT Dumai) PT Pertamina Patra Niaga di Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Riau.

Hal itu disampaikan Dirut PT Pertamina Niaga Gandhi Sriwidodo kepada GoRiau.com (GoNews Grup) usai peletakan batu pertama TAC yang dilakukan secara bersamaan dengan Walikota Dumai Zulkifli AS, Kapolres Dumai AKBP Donal H Ginting, Kejari Dumai Kamari dan GM Pertamina RU II Dumai.

"TAC sendiri memiliki 3 tangki, yang masing-masing mampu menampung 6.000 metrik ton aspal curah dan menjadi bagian dari salah satu supply point aspal PT Pertamina (Persero). Dengan demikian konsumen akan lebih mudah untuk mendapatkan pasokan aspal curah disamping turut mengembangkan pasar aspal Pertamina," ujarnya, Kamis (12/1/2017).

Sumber aspal curah nantinya didatangkan secara impor oleh Pertamina dengan menggunakan kapal yang bersandar di dermaga Kawasan Pengembangan Pelabuhan Terpadu (KPPT) Dumai milik PPN, untuk selanjutnya ditimbun dalam tangki dan didistribusikan dengan menggunakan truk dalam bentuk curah.

"Asap ini nantinya untuk memenuhi kebutuhan di Provinsi Riau dan Sumatera Utara. Dengan adanya TAC ini diharapkan masyarakat dan pemerintah daerah di Riau, akan mendapatkan aspal yang lebih murah. Karena disini penampungannya, dari pada mereka datangkan dari luar. Untuk target pekerjaannya sekitar 6 bulan selesai," katanya.

Untuk tenaga kerja, sebagian merupakan warga Kota Dumai dan akan ada 15 karyawan untuk mengoperasikan TAC ini kedepannya. Kalau KPPT Pertamina Patra Niaga sudah berjalan, akan ada ribuan tenaga kerja yang dibutuhkan.

"Saat ini kita baru memulai, jadi secara bertahap. Kawasan jadi, kita juga akan mengundang investor untuk menanamkan sahamnya di Dumai. Kedepannya akan dibangun penyimpanan cpo, pergudangan, ekspor dan impor produk-produk yang ada di Riau. Untuk luas kawasan KPPT ini sekitar 250 hektare dan mampu menampung 100 perusahaan industri," bebernya.

Ditempat yang sama, Walikota Dumai Zulkifli AS menyebutkan investasi ini merupakan hadiah awal tahun untuk masyarakat Dumai. Dengan potensi Dumai sebagai kota pelabuhan dan industri, tentunya lokasi ini baik untuk investasi.

"Sehingga mampu menambah nilai jual Kota Dumai untuk mengembangkan ekonomi, melalui investasi. Yang terpenting investor mau berinvestasi di Dumai. Apalagi kita targetkan investasi yang tertunda sebesar Rp20 triliun bisa berjalan tahun ini. Kita juga minta RUTR bisa segera selesai," jelasnya.

Baca Juga: Mahkamah Agung Menangkan PT Patra Niaga, 183 Pedagang Pasar Gedang Kembali ke Kelakap Tujuh di Dumai

Turut hadir dalam peresmian ini antara lain unsur Muspida Kota Dumai, Aparatur Pemerintah Kota Dumai, GM PT Pertamina (Persero) RU II  Dumai, dan pemuka masyarakat setempat. Acara pun kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan kepada sejumlah anak yatim dari yayasan lokal.*** #KLIK Disini Untuk Baca Berita DUMAI