PEKANBARU - Pengunjuk rasa di Kantor DPRD Riau, nyaris ricuh dengan kepolisian, Kamis (12/1/2017) sore, lantaran mereka berniat menutup seluruh akses gerbang, agar anggota dewan tidak bisa keluar alias pulang.

Kejadian ini berlangsung persis saat sebagian mahasiswa menggelar orasi di tangga gedung DPRD Riau. Namun sebagian lainnya berinisiatif berjaga di gerbang keluar, supaya tidak ada satu pun anggota wakil rakyat yang pulang.

Karena sisi depan menuju Jalan Jenderal Sudirman sudah ditutup massa, sejumlah penghuni gedung megah itu akhirnya ke luar dari samping. Melihat hal ini, massa pun berusaha mengejar mobil mereka.

Menghindari terjadinya kericuhan, aparat polisi berseragam lengkap pun langsung menghadang, dan mencegah aksi ini agar tidak berlanjut. Ketika itu lah kedua kubu nyaris terlibat kericuhan.

Beruntung saja, koordinator lapangan dapat segera meredam kemarahan mahasiswa ini, sementara dari pihak kepolisian, dibubarkan oleh kepala kesatuannya masing-masing.

Massa pun dikumpulkan kembali di satu titik aksi. Sampai berita diturunkan, suasana Kantor DPRD Riau masih dipenuhi mahasiswa, yang jumlahnya hampir seribuan orang.

"Kami akan bertahan di sini sampai malam, sampai ada kejelasan nasib rakyat. Bila perlu kita dirikan tenda disini," teriak mahasiswa. Baca Juga: Memanas! Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Riau Diwarnai Aksi Bakar Ban ***