
PEKANBARU – PSPS Pekanbaru kembali melakukan perombakan skuad pada bursa transfer paruh musim Liga 2 Indonesia. Terbaru, manajemen melepas enam pemain sebagai bagian dari evaluasi tim di tengah kompetisi.
Sekretaris PSPS Pekanbaru, M. Teza Taufik, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pelatih kepala bersama manajemen melakukan evaluasi terhadap performa tim pada putaran pertama hingga putaran kedua yang sedang berjalan.
“Setelah evaluasi perjalanan PSPS selama putaran pertama dan putaran kedua ini, secara statistik dan posisi klasemen, kami menilai PSPS memang harus berbenah,” kata Teza kepada Goriau melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (15/1/2026) malam.
Enam pemain yang terbaru dilepas PSPS Pekanbaru masing-masing adalah Jimmy Aronggear, M Rio Saputro, Irsan Lestaluhu, Ilham Zusril, Syamsul Rifai, dan Bramdani. Manajemen juga meminjamkan Andy Harjito ke klub lain.
Menurut Teza, perombakan pemain dilakukan untuk menjaga peluang PSPS mencapai target yang telah ditetapkan sejak awal musim, yakni berada di papan atas klasemen atau finis di peringkat kedua pada akhir kompetisi.
“Langkah ini kami lakukan untuk mengejar target awal musim. Evaluasi pemain akan terus berjalan selama bursa transfer masih dibuka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bursa transfer paruh musim Liga 2 telah dibuka sejak 10 Januari dan akan ditutup pada 6 Februari 2026. Selama periode tersebut, PSPS masih membuka peluang untuk menambah pemain dengan kualitas yang dinilai lebih baik.
Selain enam pemain yang baru dilepas, secara keseluruhan PSPS Pekanbaru telah melepas 11 pemain sejak putaran pertama hingga putaran kedua Liga 2 Indonesia. Pemain-pemain tersebut adalah Cristian Alex, Jeferson, Jakhongir, Yudha Febrian, Ilham Mahendra, Jimmy Aronggear, M Rio Saputro, Irsan Lestaluhu, Bramdani, Syamsul Rifai, serta Andy Harjito yang dipinjamkan.
Sementara itu, manajemen PSPS juga telah mendatangkan sembilan pemain baru guna memperkuat skuad menghadapi sisa kompetisi musim ini. ***