
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengaku kecewa dengan prestasi Qori dan Qoriah Siak yang hanya mampu berada diurutan ke-8 pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-33 Provinsi Riau di Tembilahan awal Desember 2014 lalu. Anjloknya prestasi kalifah Siak ini, kata Bupati, merupakan tanggungjawab Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Siak yang dinilai tidak serius melakukan pembinaan terhadap Qori dan Qoriah.
"Masalah ini harus segera diselesaikan, laporkan kepada saya secara terbuka, kenapa prestasi anak-anak kita anjlok di MTQ Tembilahan kemaren. LPTQ harusnya bertanggungjawab atas semua ini. Jangan diam saja kalau mau berbenah, kelemahan yang ada harus diakui dan melakukan perbaikan untuk tahun depan. Apalagi, pada MTQ tahun 2015 nanti, kita akan menjadi tuan rumah," kata Bupati, saat memberikan arahan sebelum menyerahkan bonus kepada Qori dan Qoriah berprestasi di kantor Bupati Siak, Selasa (30/12/14). Ikut hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Drs H Alfedri MSi, Sekdakab Drs H Tengku Said Hamzah, sejumlah pejabat, camat dan pengurus LPTQ Siak.
"Kalau mau maju, kita mestinya belajar dari kabupaten yang juara. Seperti Rohul, mereka juara karena apa, ini yang harus kita tiru. Kita sudah komit untuk tidak mendatangkan Qori dan Qoriah dari luar. Tak ada gunanya kalau hanya sekedar mencari nama, saya tak suka seperti itu. Makanya kita harus berbenah secara menyeluruh untuk menghadapi MTQ tahun depan, dimana kita sebagai tuan rumah," jelasnya.
Dikatakan Bupati, dana yang dianggarkan Pemkab Siak untuk LPTQ selama ini sudah cukup besar. Namun, kondisi itu ternyata tidak sebanding dengan prestasi yang diraih pada MTQ tingkat Provinsi Riau di Tembilahan awal bulan Desember lalu.
"Kedepan, duit LPTQ ini harus persetujuan saya, difokuskan untuk pembinaan anak-anak. Kalau perlu, Qori dan Qoriah kita kirim ke Jawa. Harus ada perubahan mendasar agar pelaksanaan MTQ 2015 nanti, kita sukses sebagai penyelenggara dan sukses prestasi," tegas Bupati.
Ketua Harian LPTQ Siak Fauzi Asni berjanji untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap kinerja LPTQ. Salah satunya terkait pencarian bakat yang lebih diintensifkan. Selain itu, bagi Qori dan Qoriah yang kesulitan datang ke Siak, pihak LPTQ akan menyediakan dana dan transportasi untuk mendatangkan guru ke rumah.
"Intinya, instruksi Pak Bupati segera kita tindaklanjuti. Kita langsung gelar rapat dengan semua instansi terkait, termasuk menyampaikan kepada Camat dan Kades bahwa tahun 2015 nanti, Siak menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Riau," jelas Fauzi.
Dikatakan Fauzi, tercatat 21 Qori dan Qoriah Siak berprestasi yang menerima bonus dari Bupati. Adapun jumlah bonus yang mereka terima, untuk terbaik I sebesar Rp10 juta, terbaik II Rp8 juta dan terbaik III Rp6 juta, sebelum dipotong pajak 5 persen.(nal)