PEKANBARU - Seorang wanita penyandang disabilitas (lumpuh pada kaki,red), warga Dusun Mudo, Desa Air Balui, Kecamatan Kemuning Inhil, Provinsi Riau, jadi korban keganasan nafsu birahi ayah tirinya. Dalam kondisi tak berdaya, wanita berumur 28 tahun tersebut diperkosa di pondok kebun sawit.

D (28) tak bisa berbuat banyak, saat sang ayah tiri berinisial A (47) menggagahinya di pondok kebun sawit, kawasan Sungai Jintan, Desa Air Balui, Kecamatan Kemuning, Inhil. Korban tak tahu pasti mulanya, lantaran ketika itu D sedang tidur di pondokan, karena sakit gigi.

Dia baru sadar saat merasakan ada sesuatu yang ganjil terjadi. D pun membuka mata dan melihat ayah tirinya A sedang sibuk membuka celana (korban,red). Sempat D berusaha berontak bahkan berteriak minta tolong. Namun sayang upayanya sia-sia, karena di sekitar pondokan suasana sepi tak ada siapapun.

Dengan kekurangan yang ia derita, D tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa pasrah dan menangis menyaksikan A melampiaskan nafsu birahi terhadapnya. Usai itu, tanpa rasa bersalah, pelaku malah mengajak anak tirinya mandi bareng, namun D menolaknya.

Belum cukup sampai disitu, selang beberapa menit usai mandi, pelaku A kembali 'minta jatah'. Ia mengajak D berhubungan badan untuk kali kedua, bahkan disertai dengan pemaksaan. D yang dalam kondisi berbaring langsung ditindih. Korban berteriak sekuat-kuatnya, namun tidak dihiraukan A.

Tak ingin pengalaman buruk sebelumnya terjadi lagi, D pun nekat memukul kepada ayah tirinya hingga pelaku kesakitan. Tak ayal, niat buruk A pun urung dilakukan, dan pelaku keluar meninggalkan pondokan. "Kejadiannya sudah dilaporkan Rabu (25/11/2015) kemarin," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK, MM.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap A, yang sehari-hari berprofesi sebagai petani sawit. Atas ulahnya memperkosa anak tiri yang bahkan alami disabilitas tersebut, A sepertinya bakal dijerat dengan hukuman yang setimpal. "Pelaku diduga melanggar tindak pidana pemerkosaan, kita masih lakukan penyelidikan," tutupnya, Jumat (27/11/2015) siang. ***