PEKANBARU, GORIAU.COM - Sejumlah anggota Polisi Militer (POM) TNI AD Selasa (13/11/2012) sore terlihat mengunjungi Briptu Joko Febianto di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini, Pekanbaru. Joko merupakan anggota Polresta Pekanbaru yang menjadi korban penculikan dan penganiayaan.

Kunjungan ini dipimpin langsung Komandan POM TNI AD Pekanbaru, Mayor Donald Siagian. Namun mereka tidak sempat masuk, karena Briptu Joko masih mendapatkan perawatan. Mereka hanya disambut beberapa rekan Joko sesama anggota polisi. Dan hanya sekitar lima menit berada didepan pintu ruang perawatan Briptu Joko, mereka lansung berlalu.

''Tadi kita memastikan keadaan korban dulu. Dan ternyata keadaanya sudah membaik. Jadi syukurlah,'' kata Donald Siagian dalam kunjungannya.

Dengan membaiknnya keadaan korban berarti mempermudah pihak POM untuk melakukan penyelidikan. Hal itu karena kasus penculikan ini disebut-sebut melibatkan oknum TNI. ''Untuk itu, saat ini kita telah melakukan koordinasi dengan pihak Polrerta Pekanbaru untuk bersama-sama mengusut kasus ini. Jika memang ada oknum yang terlibat pasti kita tindaklah,'' kata Donald Selasa (13/11/2012) di RS Bayangkara Polda Riau.

Namun sejauh ini, dia mengaku belum ada laporan resmi terkait bahwa ada anggota TNI yang terlibat penganiayaan korban. ''Kita selidiki dulu. Kita bersama Polresta Pekanbaru akan bersama menyelidiknya. Jika memang ada oknum TNI yang terlibat pasti diberi sanksi tegas. Dan bisa juga dipecat dari kesatuan,'' tukasnya. (rkc)