
BAGANSIAPIAPI - Polres Rokan Hilir (Rohil) semakin gencar melacak keberadaan pelaku pembakaran hutan dan lahan sejak ada ultimatum dari Presiden Joko Widodo atau yang lebih populer Jokowi. Buktinya, Kamis (4/2/2016), polisi berhasil mendeteksi lokasi Karlahut di Jalan Dam II Kepenghuluan Sungai Segajah Makmur Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil, Riau.
Dalam keterangannya, Kapolres Rohil, AKBP Subiantoro, SIk menyebutkan seluruh tim operasional kepolisian, Camat Kubu, anggota dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan TK I Provinsi (Tim Manggala Agni), melokalisir area titik api akibat kebakaran lahan dan hutan.
Di TKP, ditemukan area lahan yang terbakar diperkirakan seluas lebih kurang 30 hektare. Jenis lahan yang terbakar merupakan lahan belukar jenis tanah gambut sedalam 2-3 meter, yang dikategorikan Open Acces pada Hutan Produksi (Momatorium izin PIPPIB-8).
Upaya yang dilakukan Tim Polres Rohil, kata Subiantoro, dibantu oleh warga dengan menggunakan dua unit mesin pompa air guna pemadaman api dilokasi.
"Kita juga mengamankan alat berat yang digunakan untuk mengolah lahan," kata Subiantoro yang menyebutkan alat berat merk Hitachi warna orange yang ditemukan polisi di semak belukar. Alat itu ditinggalkan begitu saja oleh tenaga operator karena ketakutan mengetahui tim opsnal datang.
Dikatakan Subiantoro, selain mengamankan alat berat, polisi juga menahan tiga orang pekerja berada di pondok lokasi kebakaran yakni berinisial Ad, Nr dan AT sebagai tukang masak.
"Untuk dua Operator yang melarikan diri saat mengetahui kedatangan Tim masih terus dicari oleh Tim Polsek Kubu yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim Polres Rohil," Tutup Subiantoro.(amr)