PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Rozaman Mendofa, pelaku penikaman menggunakan tombak terhadap Temanasa Jaluhu (35 tahun)hingga tewas, saat ini sedang diburu jajaran Polres Pelalawan. Tersangka kabur bersama anak dan istri.
Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo, SIk melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Johan Rivai, SH, MH didamping Kanit Reskrim Ipda Syahrul, Selasa (4/12/2012) malam mengatakan, saat ini pihaknya sedang memburu pelaku yang lari bersama anak dan istrinya.
Berdasarkan laporan, korban tewas bersimbah darah setelah ditikam dengan tombak oleh temannya sendiri, Rozaman Mendofa, di Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan sekitar pukul 16.00 Wib, Senin (3/12/2012). Sebelum kejadian maut itu, disebutkan, sekitar pukul 14.00 WIB tersangka sedang istirahat tidur siang di kamarnya. Namun waktu rehat karena capek berkerja sebagai buruh tani terganggu karena ulah anak-anak korban.
Saat itu anak korban melompat-lompat di lantai sehingga pelaku terganggu, tersangka yang merasa terganggu naik pitam. Sambil menyambar tombak yang biasa digunakan untuk berburu, tersangka langsung mengejar anak-anak korban yang sempat bermain sambil melompat yang mengganggu jam tidurnya. Namun anak-anak berhamburan keluar rumah.
Sementara di depan rumah, tampak korban sedang duduk di bangku teras rumah yang sama. Karena anak-anak yang dikejar sudah pergi, tersangka yang memang membawa tombak bukannya langsung masuk ke rumah, tapi malah membidikkan tombaknya ke tubuh korban yang sedang duduk. Benda tajam ini pun langsung dihunjamkan pada bagian tangan sebelah kiri dan pada dada bagian bawah sebelah kiri yangg mengakibatkan korban mengalami luka berat, karena tidak ada bantuan, korban kehabisan darah dan meninggal dunia di TKP.
Isteri korban Kamurina Halawa (43)yang saat itu ada di tempat kejadian tidak bisa berbuat banyak melihat suaminya tersungkur bersimbah darah dan meregang nyawa di tangan pelaku.
''Dan ini bisa jadi salah satu motif penganiyaan berat atau bisa jadi ada masalah lain, karena setelah rumah korban terbakar dua keluarga ini tinggal se rumah,’’ papar Kapolres. (kst)