PEKANBARU, GORIAU.COM - Cabang olahraga senam Islamic Solidarity Games (ISG) III 2013 mendatang dipastikan hanya akan mempertandingkan nomor artistik, sementara nomor ritmik dan aerobik tidak dilombakan. Ketepatan ini disampaikan Competition Manager ISG III, Yudi Wahyu Utomo, Selasa (4/11/2012) malam.

Dikatakannya, ketetapan ini didapatkan berdasarkan pertemuan yang dilakukan dengan seluruh panitia pusat dan perwakilan dari masing-masing negara peserta. "Namun jumlah nomor dan disiplin alat yang dipertandingkan belum dipastikan. Karena hal ini belum dibahas lebih dalam oleh panitia pusat," terang Wahyu yang juga menjadi pengurus di Pengurus Besar (PB) Persatuan Senam Indonesia (Persani).

Sementara disinggung mengenai venue, Wahyu mengatakan GOR Senam Sport Center Rumbai dinilai sudah layak. Walaupun masih ada beberapa item yang perlu diperbaiki. "Venue sudah layak dan berstandar internasional. Tidak ada perubahan yang besar, terlebih kepada fisik bangunan yang sudah sesuai standar," lanjutnya.

Namun, tambah Wahyu, pada venue tersebut kalau bisa dibuatkan panggung di arena pertandingan. Tujuannya, agar gerakan semua atlet saat tampil lebih nyata, sehingga lebih mudah melakukan penilaian.

Diakuinya, pada PON XVIII lalu, panggung pertandingan hampir sama rata dengan lantai gedung. "Untuk ISG nanti, lebih berjarak satu atau lebih dari lantai. Ini memang standarnya dan lebih memudahkan penilaian tim juri," terangnya.

Selain panggung, tim pusat juga menyarankan lapangan pemanasan bagi atlet. Sebab, meski GOR Senam tersebut nampak megah, tapi tidak memiliki lapangan pemanasan. Karenanya, lapangan pemanasan itu perlu dibuat. "Tempatnya bisa disesuaikan nanti. Minimal jika dibangun harus ada minimal dua lapangan pemanasan," tukas Wahyu.

Selain itu, dua lapangan tersebut juga berguna seandainya terjadi pemisahan antara pesenam putri dan putra. (rsp)