PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Nasib malang dialami Temanasa Jaluhu (35 tahun). Dia tewas bersimbah darah setelah ditikam dengan tombak oleh temannya sendiri, Rozaman Mendofa. Peristiwa ini terjadi di Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan sekitar pukul 16.00 Wib, Senin (3/12/2012). Korban yang sekarat sempat dilarikan ke rumah sakit, namun karena kehabisan darah akibat tikaman tombak di bagian tangan kiri hingga menembus dada dan ulu hati, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
Peristiwa penikaman ini bermula saat Rozaman sedang tidur siang setelah pulang dari bekerja di kebun sawit. Saat terlelap tidur, tiba-tiba terdengar suara ribut anak-anak korban di tengah ruangan. Karena merasa terganggu, Rozaman naik pitam dan mengejar anak-anak tersebut dengan tombak.
Melihat Rozaman marah, anak-anak korban lari keluar rumah. Namun Rozaman tetap mengejar hingga ke teras rumah. Karena kesal terhadap anak-anak, pelaku ini tiba-tiba menghujamkan tombak ke korban yang sedang duduk diteras rumah. Korban yang tak tahu masalah ini, ditikam tombak tajam yang biasa digunakan Rozaman untuk berburu. Tak ayal, korban langsung terkapar dan menyemburkan darah segar.
Peristiwa ini terjadi sangat cepat. Melihat itu, istri korban hanya bisa terpana. Dengan sisa-sisa keberanian, istri korban meminta pertolongan dan bersama warga melarikan korban ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong karena terlalu banyak mengeluarkan daran.
Untuk diketahui, Rozaman dan Temanasa merupakan teman satu rumah. Mereka tinggal satu rumah karena rumah Rozaman terbakar. sejak saat itu, pelaku dan korban sudah satu keluarga. (kst)