
PASIR PENYU, GORIAU.COM - Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto Sik, MsI didampingi Kapolsek Pasir Penyu Kompol Kukuh Yulianto Widodo SPd berkunjung ke Kecamatan Pasir Penyu dan Kecamatan Sungai Lala Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Acara ini dilaksanakan di Gedung Balai Adat Kecamatan Pasir Penyu, Kamis (28/3/2013). Turut hadir dalam kesempatan itu Camat Pasir Penyu, Drs M Solkan dan Camat Sungai Lala Yus Amrina, para anggota DPRD Inhu beserta kades dan lurah serta sejumlah tokoh masyarakat, Ormas, LSM, GOW, PKK, Forum Lintas Suku dan Lintas Agama. Kapolsek Pasir Penyu Kompol Kukuh Yulianto Widodo SPd memaparkan Pasir Penyu berpenduduk 33.897 jiwa. Sedangkan Sungai Lala berpenduduk 12.170 jiwa. Total jumlah penduduk pada dua Kecamatan ini sebesar 46.067 jiwa, jelasnya. Dengan besarnya jumlah penduduk tersebut, belumlah sebanding dengan personil kepolisian, satu petugas kepolisian hanya mampu memberikan pelayanan kepada 200 sampai 400 Masyarakat, katanya. Dijelaskannya bahwa di wilayah hukumnya hingga saat ini terdapat 73 kasus dimana 60 kasus atau sebanyak lebih dari 60 persen dapat diselesaikan. Kasus yang menonjol diantaranya penangkapan curas toko emas yang di back-up Polres Inhu dan Polda Riau. Ada juga kasus lainya seperti pencurian kenderaan bermotor (Curanmor), kasus asusila, dan narkoba, selanjutnya, kasus kecelakaan sebanyak 30 orang yang kebanyakan dialami oleh kenderaan roda dua, dan korbannya kebanyakan anak-anak dibawa umur. Kecelakaan yang terjadi kebanyakan disebabkan karena kondisi jalan, dan banyaknya mobil-mobil berat masuk kedalam kota, oleh karenanya kami berharap, nantinya mobil-mobil berat bisa di alihkan ke jalan elak. Dalam waktu dekat Bimas Polsek Pasir Penyu dibantu Polres Inhu, akan mengadakan penyuluhan di sekolah-sekolah tentang bahaya narkoba, dan penyuluhan pendidikan tentang berlalu lintas, serta menghidupkan kembali Poskamling, mewajibkan tamu wajib lapor 1x 24 jam.
''Tujuannya untuk mempersempit ruang bagi pelaku-pelaku kejahatan yang akan masuk ke daerah kita, dan kami akan segera berkoordinasi dengan kades dan lurah," papar Kapolsek Pasir Penyu Kompol Kukuh Yulianto Widodo SPd. Sementara itu, Camat Pasir penyu Drs. M. Solkan menegaskan Kecamatan Pasir Penyu, situasinya aman dan terkendali, walaupun riak-riak yang ada di tengah-tengah massa tapi masih dalam kondisi wajar, dinamika massanya cukup tinggi, baik politik, sosial, ekonomi dan kebudayaan. Pasir Penyu merupakan barometer bagi Inhu, karena terdiri dari lintas suku yang majemuk, ada Jawa, Batak, Melayu, Minang, Tionghoa, dan lainnya. namun lintas suku maupunn agama ini, dapat hidup berdampingan secara damai. Menyimak tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang dipaparkan Polsek Pasir Penyu, dirinya akan mengusulkan pembangunan drainase dan badan jalan untuk pejalan kaki, serta pembangunan jalan dua jalur. ''Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Pemprov Riau dan mereka sudah merespon positif. Hal ini kita harapkan segera terealisasi dengan baik," papar Solkan. Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto, Sik, Msi menjelaskan maksud dan tujuan Kknker kepada warga Pasir Penyu dan warga Sungai Lala, adalah salah satu upaya Polres Inhu untuk menyerap aspirasi dari masyarakat, biasanya hal ini dilakukannya dengan mengendarai sepeda motor sampai di pedalaman atau desa terpencil. ''Terbatasnya jumlah anggota kepolisian di wilayah Inhu, menjadi cambuk bagi kami untuk memperbaiki diri. Saat ini ada sekitar 563 anggota kepolisian di wilayah ini, dan tidak sesuai bila dibandingkan jumlah penduduk Inhu,'' tambahnya. Diingatkan Kapolres, bagi orang tua jangan sembarangan memberikan sepeda motor kepada anak-anak yang belum cukup umur, karena akibatnya bisa fatal. ''Maksud hati ingin memudahkan anak dalam hal transportasi, namun orang tua lupa, bahwa mereka belum bisa diberikan tanggung jawab. Kalau kita membeli sepeda motor, tentunya satu paket dengan helmnya. Namun pada saat berkendara, yang ada hanya motornya saja, sedangkan orangnya masih banyak yang tidak memakai helm pengaman,"sindir Kapolres. (aun)