
PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, Riau menetapkan tiga orang sebagai tersangka, pasca bentrokan dua kelompok massa, di Jalan Arifin Achmad, Sabtu (27/2/2016) malam lalu, yang berujung dibacoknya Amri Bone, selaku Ketua DPK LSM Pekat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara maraton oleh Polresta Pekanbaru dan Polsek Bukit Raya, aparat berwajib akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka berinisial Mo, JG dan JS. Ketiganya dari kelompok massa yang terlibat pertikaian dengan LSM Pekat.
"Sudah, tiga orang. Salahsatu dari mereka (berinisial Mo, red) diduga selaku ketua dari kelompok tersebut. Mereka ini dari Pam Swakarsa," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto kepada GoRiau.com, Rabu (2/3/2016) siang.
Ketiganya ditenggarai terlibat langsung dalam bentrokan yang berujung pada penganiayaan yang dialami Amri Bone, di mana korban disabet samurai tepat di tangan kirinya. Akibat kejadian itu, Ketua Pekat DPK Pekanbaru ini terluka cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
"Mereka sudah kita tahan di Mapolresta Pekanbaru untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan lanjutan. Selain mereka, ada tiga orang lagi yang juga kita amankan guna diperiksa. Statusnya masih saksi, karena belum cukup alat bukti yang mengindikasikan keterlibatannya," urai Bimo. ***