
DURI - Nuansa kejujuran dan tanggung jawab lewat semangat kewirausahaan tersirat pada wajah-wajah mungil siswa-siswi PAUD Cendana Duri ketika gelar 'market day' di Aula, PAUD Cendana Duri Komplek Krakatau, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (2/3/2016).
Teriakan siswa-siswi dari 5 kelas menawarkan kue-kue jualannya begitu lantang memecah kesunyian atmosfir lingkungan sekolah. Sementara 6 kelas lainnya berperan sebagai pembeli. Kegiatan tahunan PAUD Cendana Duri ini bekerja sama dengan Komite sekolah dan orangtua murid.Â
Kepala PAUD Cendana Duri, Rismayeni SPd didampingi Wakil PAUD Cendana Duri, Fitriana mengatakan kegiatan market day ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada anak sebagai penjual maupun sebagai pembeli dari sejak usia dini.
"Kegiatan yang sudah berlangsung dihari kedua ini merupakan agenda tahunan PAUD Cendana Duri. Kegiatan ini juga sebagai sarana belajar dalam menumbuhkan jiwa enterpreneur anak. Yang mana kegiatannya langsung dirasakan anak. Ada interaksi antara penjual dan pembeli," kata Rismayeni kepada Goriau.com disela kegiatan.
Menurutnya, tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan karakter kepada anak seperti jujur, bertanggung jawab, sabar, mengetahui budaya antri, tolong menolong serta kerja sama. Kegiatan ini relevan dengan pelajaran yang tema nya tentang pekerjaan, bidang profesi.
"Anak didik akan tau proses jual beli, fungsi dan nilai uang. selain itu akan melatih praktek berhitung. Kepada anak yang berperan sebagai pembeli akan dimodali dengan uang Rp 40.000 dengan pecahan 4 lembar Rp5.000 dan 2 Lembar Rp10.000," Imbuh Kepala PAUD Cendana Duri.
Sementara itu, Wakil Kepala PAUD Cendana Duri, Fitriana menambahkan, ditahun lalu penjualan anak-anak PAUD mencapai Rp8 juta. Dari dana tersebut, kemudian disumbangkan kepada anak yatim. Namun pada tahun ini, setengah dari dana yang ada akan disumbangkan untuk anak yatim dan setengah laginya akan dibagi kepada peserta didik yang sudah berjualan.
"Sehingga anak-anak akan merasakan hasil jerih payah mereka saat berlakon sebagai penjual. Selain menjual makanan dan minuman, juga ada arana permainan. Ada sekitar 176 peserta didik yang berperan dalam kegiatan ini. Mereka dari Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak," tutup Wakil Kepala PAUD yang akrab disapa Opet ini.**