PEKANBARU, GORIAU.COM - Empat bulan jelang dilangsungkannya pemilihan kepala daerah serentak di sembilan kabupaten se Riau, Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus melakukan pemetaan kawasan yang disinyalir berpotensi menimbulkan konflik. Untuk mengantisipasi kerawanan, seluruh jajaran Polres akan mengerahkan duapertiga kekuatan personil.

Kapolda Riau, Brigjen Dolly Bambang Hermawan menegaskan, sampai saat ini, pihaknya belum menemukan adanya potensi konflik jelang pemilihan kepala daerah di sembilan kabupaten ini. Hanya saja yang cukup menjadi atensi, yakni masalah perbatasan lima desa antara Kabupaten Kampar dan Rohul.

"Terkait persoalan batas wilayah beberapa daerah dimana ada berpotensi kerusuhan sampai sekarang semuanya masih terkendali, seperti perbatasan lima desa antara Kampar dan Rohul sampai sekarang masih kondusif," kata Brigjen Dolly kepada GoRiau.com.

Walau belum ada rincian total personil yang nanti akan dikerahkan untuk mengamankan Pilkada serentak, yang jelas masing-masing Polres di Riau sudah mempersiapkan duapertiga kekuatan. "Secara umum kita siap mengamankan proses demokrasi Desember nanti. Tergantung kontijensi situasi jika dibutuhkan maka Polda Riau bisa memberikan backup personil," sambungnya.

Selain itu, masing-masing calon, nantinya juga akan diberikan pengamanan sebanyak dua orang dari personil Bhabinkamtibmas dari masing-masing kabupaten. "Kita maksimalkan sampai ke Bhabinkamtibmas untuk menciptakan keamanan saat pemilihan nanti," tegasnya. (had)