PEKANBARU – Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat tahun 2025 berlangsung penuh khidmat dan sarat pesan kemanusiaan di Lapangan Helipad Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (8/12/2025). Pelaksana tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, hadir bersama Kapolda Riau IrjenPol Herry Heryawan dan jajaran Forkopimda. Apel dipimpin langsung Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Momentum Hari Juang tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, melainkan penegasan kembali jati diri TNI Angkatan Darat sebagai prajurit yang dekat dengan rakyat. Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dalam amanatnya menekankan bahwa karya bakti adalah roh TNI AD yang senantiasa hadir membantu masyarakat dalam berbagai kesulitan. Oleh sebab itu, peringatan tahun ini diisi dengan rangkaian kegiatan karya bakti dan gerakan penanaman pohon yang digelar di sejumlah titik, termasuk kawasan hutan kota Pekanbaru.

GoRiau

“Dalam peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat ini, kita melaksanakan kegiatan karya bakti dan penanaman pohon. Karya bakti ini merupakan roh TNI Angkatan Darat dalam upaya menyatu dan manunggal dengan rakyat,” ungkapnya. Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa TNI AD tidak hanya bertugas menjaga pertahanan negara, tetapi juga hadir dalam tanggung jawab sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Lebih jauh, Mayjen Agus Hadi Waluyo menekankan bahwa gerakan penghijauan menjadi salah satu fokus utama. Menurutnya, isu lingkungan kini membutuhkan perhatian khusus, terutama di wilayah perkotaan yang semakin rentan terhadap kerusakan alam akibat pembangunan dan perubahan iklim. Penanaman pohon dalam peringatan Hari Juang menjadi simbol komitmen TNI AD dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengingatkan bahwa pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.

GoRiau

“Ini merupakan komitmen serta wujud nyata kepedulian kita dalam membantu berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Salah satu bentuknya adalah memberikan kenyamanan di ruang publik melalui kegiatan karya bakti di kawasan hutan kota Pekanbaru. Selain itu, kita juga melakukan penanaman pohon sebagai wujud komitmen untuk menjaga kelestarian alam,” jelasnya.

Selain menyoroti peran TNI AD, Pangdam juga mengapresiasi seluruh unsur Forkopimda Riau yang dinilai memiliki semangat sama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia mencontohkan sejumlah program pemerintah daerah yang sejalan dengan upaya penghijauan, termasuk program Green Policing yang digagas Kapolda Riau. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci keberhasilan gerakan pelestarian alam.

GoRiau

“Kita semua memahami bahwa Forkopimda Riau memiliki komitmen yang sama untuk terus menjaga kelestarian lingkungan, menyatu dengan alam, dan memperkuat gerakan penghijauan. Berbagai program telah diinisiasi oleh banyak pihak, baik oleh Gubernur maupun oleh Kapolda melalui program Green Policing. Semua elemen akan terus bersatu, berkolaborasi, dan bersinergi dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat agar gerakan penghijauan dapat berjalan efektif. Menurutnya, pelestarian alam tidak selalu harus dimulai dari langkah besar, tetapi dapat dilakukan melalui tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Menanam satu pohon, merawat satu sudut ruang publik, atau menjaga kebersihan lingkungan adalah langkah sederhana namun berdampak besar jika dilakukan bersama.

GoRiau

“Sekecil apa pun tindakan yang kita lakukan, seperti menanam pohon, pasti akan memberikan manfaat dan kenyamanan bagi kita semua. Jika kita bersatu dengan alam, insya Allah alam juga akan bersatu dan memberikan kebaikan bagi kita,” pungkasnya.

Peringatan Hari Juang TNI AD tahun ini juga diisi dengan interaksi antara prajurit dan masyarakat, kerja bakti pembersihan lingkungan, serta penyerahan bibit tanaman yang didorong untuk ditanam di lingkungan permukiman. Kegiatan tersebut menjadi simbol kedekatan TNI dengan rakyat serta komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. ***

GoRiau
GoRiau
GoRiau
GoRiau
GoRiau
GoRiau
GoRiau