
PEKANBARU - Seminggu sejak dilantiknya Brigjen Pol Supriyanto menjadi Kapolda Riau, Senin (21/3/2016) lalu, ia berkeliling menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Tujuannya, Kapolda Riau yang baru ini ingin menghimpun informasi terkini Riau. Kedatangan Brigjen Pol Supriyanto ini pun disambut baik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.
"Pak Kapolda hari ini pas seminggu menjabat Kapolda Riau yang baru, beliau mendatangi kita untuk saling berkoordinasi bagaimana menciptakan Riau yang kondusif, aman dan menentramkan," papar Plt Gubri yang kerap disapa Andi Rachman tersebut, kepada GoRiau.com, Selasa (29/3/2016) di Kantor Gubernur Riau.
Sambung Plt Gubri, langkah nyata pencegahan dan penanganan kebakaran lahan dan hutan (karlahut) menjadi topik tersendiri bagi Kapolda Riau tersebut. Pasalnya, Kapolda Riau mendapat mandat khusus dari Kapolri untuk dapat menjaga wilayahnya (Riau) dari api.
Selain itu, ada kekhawatiran tersendiri mengingat letak geografis Provinsi Riau yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. Dimana, Riau rawan menjadi tempat peredaran narkoba. Bahkan, bisnis haram tersebut saat ini menyasar kalangan anak dibawah umur untuk dieksploitasi menjadi pengedarnya.
"Selain bekerjasama mencegah karlahut, kami akan sama-sama melawan peredaran narkoba di Riau. Narkoba sangat membahayakan generasi muda dan merusak mental," tutur Andi Rachman.
Sementara itu, Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto, menyatakan hal yang senada dengan Plt Gubri. Ia mengaku memikul tanggung jawab mencegah Karlahut di Riau sejak ia dilantik menjadi Kapolda Riau menggantikan Brigjen Pol DB Hermawan.
Ia berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat dan pemerinta untuk menekan karlahut dan peredaran narkoba yang rawan menyusupi kalangan masyarakat.
"Pembuatan kanal blocking dan upaya yang sudah dilakukan pak Dolly Bambang Hermawan dalam mencegah karlahut akan kami teruskan. Kami akan tindak tegas pembakar lahan dan pengedar narkoba. Untuk masyarakat, jangan membersihkan lahan dengan cara membakar. Mari sama-sama selamatkan Riau, agar tidak terjadi lagi bencana kabut asap," tutup Brigjen Pol Supriyanto. (*/rat)